BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Ancaman Karhutla • Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Air Sungai Tinggi, Ratusan Kapal Tertahan Di Jembatan Ambulung Kabupaten Banjar

Air Sungai Tinggi, Ratusan Kapal Tertahan Di Jembatan Ambulung Kabupaten Banjar

📅 30 Dec 2025 ✍️ banjartv 🕐 30 Dec 2025
Bagikan

Banjartv.com, BANJAR – Tingginya permukaan air sungai menyebabkan sejumlah kapal berukuran besar tidak dapat melintasi Jembatan Ambulung, Kabupaten Banjar. Untuk sementara, kapal-kapal tersebut terpaksa bertahan dan bersandar di dermaga sekitar kawasan Ambulung.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banjar, I Gusti Nyoman Yudiana, mengatakan kondisi air sungai yang tinggi menjadi kendala utama bagi kapal-kapal tersebut.

Meski demikian, para penumpang tetap dapat naik ke daratan karena telah tersedia dermaga di sekitar jembatan Ambulung, termasuk dermaga yang dibangun tahun lalu.

“Memang di situ ada dermaga, jadi mereka bisa naik ke daratan,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 12.00 WITA, tercatat sebanyak 519 kapal telah tiba di kawasan tersebut. Namun, jumlah tersebut masih bersifat sementara karena data kedatangan hingga sore dan malam hari belum sepenuhnya masuk.

“Mayoritas kapal datang dari Sampit, Pangkalan Bun, Kapuas, serta wilayah Bargasari,” jelasnya.

Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, jumlah kedatangan hingga siang hari masih lebih rendah. Pada tahun lalu, tercatat sekitar 1.400 kapal. Meski demikian, Dishub Banjar memperkirakan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.

“Insya Allah masih ada kemungkinan bertambah, kita tunggu sampai kegiatan malam ini,” tambahnya.

Terkait keselamatan, Nyoman menyebut sempat ada satu laporan penumpang jatuh ke sungai. Namun, korban berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Untuk mendukung kelancaran dan keamanan, Dishub Banjar menyiagakan 13 dermaga di kawasan tersebut yang dipantau oleh relawan sungai bekerja sama dengan pihak terkait. Pola pengamanan dilakukan dengan memonitor pergerakan kapal dan mengarahkan kapal yang hendak bersandar ke dermaga yang masih tersedia.

“Kami arahkan secara bergantian. Jika dermaga pertama penuh, kapal diarahkan ke dermaga berikutnya,” pungkasnya.

Baca Juga  Ketua TP PKK HSS Perkuat Pembinaan Desa Sirih Jelang Penilaian AKU HATINYA PKK

Hingga kini, Dishub Banjar masih terus melakukan pendataan dan pemantauan situasi di lapangan guna memastikan keselamatan dan kelancaran aktivitas transportasi sungai.*(Dhani/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook