
38 Tim Ramaikan Balogo Cup 2026, Polres HSS Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
BANJARTV.COM, KANDANGAN – Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar Lomba Balogo Kapolres HSS Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut mengusung tema “80 Tahun Polri Mengabdi untuk Masyarakat” dan berlangsung di Aula Gantangan Burung, Kompleks Gedung Olahraga dan Seni (GOS) Aluh Idut, Kandangan, Sabtu (27/6/2026).
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., didampingi Kapolres HSS AKBP Awaluddin Syam, S.I.K., M.H. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tamu undangan, serta para peserta.
Sebanyak 38 tim dari berbagai kabupaten di wilayah Banua Enam ambil bagian dalam turnamen tersebut. Masing-masing tim menurunkan dua regu untuk memperebutkan trofi Kapolres HSS beserta hadiah yang telah disiapkan panitia.



Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor mengapresiasi inisiatif Polres HSS yang menghadirkan perlombaan permainan tradisional sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah datang dan berpartisipasi, khususnya dari luar daerah yang telah berkenan hadir di Bumi Antaludin. Kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai upaya melestarikan budaya Banjar,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki komitmen kuat untuk menjaga eksistensi permainan tradisional, termasuk balogo, agar tetap dikenal dan dimainkan oleh generasi muda.


Menurutnya, komitmen tersebut telah membuahkan hasil dengan diraihnya berbagai prestasi di tingkat provinsi.
“Dalam berbagai kejuaraan balogo tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kerap berada di posisi teratas dan meraih juara. Ini menunjukkan budaya lokal tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat,” katanya.
Selain sebagai ajang kompetisi, Balogo Kapolres HSS Cup 2026 juga menampilkan nuansa budaya yang kental. Seluruh peserta diwajibkan mengenakan pakaian khas masyarakat Banjar tempo dulu, berupa kain sarung yang dililitkan di pinggang serta penutup kepala seperti laung atau peci.

Suasana semakin semarak ketika Bupati HSS, Kapolres HSS, dan jajaran Forkopimda turut mencoba memainkan balogo usai pembukaan. Kehadiran para pimpinan daerah tersebut disambut antusias oleh peserta dan masyarakat yang menyaksikan jalannya perlombaan.
Melalui kegiatan ini, Polres HSS berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga serta melestarikan warisan budaya Banjar agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.
*(UCK/BANJARTV.COM)