BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Rayakan Hari Wayang Dunia, Taman Budaya Kalsel Gelar Festival Wayang Sepanjang November

Rayakan Hari Wayang Dunia, Taman Budaya Kalsel Gelar Festival Wayang Sepanjang November

📅 05 Nov 2025 ✍️ banjartv 🕐 05 Nov 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia yang jatuh pada 7 November, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya Kalsel akan menggelar serangkaian kegiatan seni wayang sepanjang bulan November 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya pelestarian terhadap wayang sebagai warisan budaya takbenda yang telah diakui oleh UNESCO. Wayang merupakan seni tradisional kuno Indonesia yang telah menyebar ke berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Selatan yang memiliki kekhasan seperti wayang kulit Banjar dan wayang gong.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel Galuh Tantri Narindra, melalui Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi UPTD Taman Budaya Kalsel Nitta Aulia, pihaknya telah menyiapkan berbagai agenda selama bulan November dalam rangkaian peringatan tersebut.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pergelaran wayang kulit Banjar dan wayang gong pada 7–8 November 2025 di Panggung Bakhtiar Sanderta, UPTD Taman Budaya Kalsel.

Selanjutnya, akan digelar Dialog Wayang Kulit Banjar pada 24–25 November 2025 di Gedung Balairung Sari, menghadirkan sejumlah narasumber seperti Sulisno, S.Sn., M.A. (Dosen Seni Pertunjukan FKIP ULM), Ki Udreka H. S., M.Sn. (Pengajar Pedalangan ISI Yogyakarta), serta Dalang Upik (Ketua PEPADI Kalsel).

Sebagai penutup, akan dilaksanakan Festival Wayang Kulit Banjar pada 26 November 2025 di Gedung Balairung Sari UPTD Taman Budaya Kalsel. Festival ini menjadi program perdana yang melibatkan tujuh grup dalang, mulai dari dalang cilik, remaja, hingga senior.

“Ini pertama kalinya Taman Budaya menggelar festival wayang kulit Banjar. Biasanya hanya pergelaran, tapi tahun ini kami buat dalam format lomba. Pendaftaran dibuka untuk umum dan sudah terpenuhi kuotanya, terdiri dari dalang cilik, remaja, hingga senior,” ujar Nitta Aulia saat ditemui awak media baru-baru ini.

Melalui kegiatan ini, UPTD Taman Budaya Kalsel mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam melestarikan seni wayang sebagai identitas budaya bangsa. Seluruh kegiatan tersebut terbuka untuk umum. *(EYN/BanjarTV)

Baca Juga  Jelang Haul Ke-5 Abah Guru Kapuh, Polres HSS Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Jemaah
Bagikan: WhatsApp Facebook