BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Rayakan Hari Wayang Dunia, Taman Budaya Kalsel Gelar Festival Wayang Sepanjang November

Rayakan Hari Wayang Dunia, Taman Budaya Kalsel Gelar Festival Wayang Sepanjang November

📅 05 Nov 2025 ✍️ banjartv 🕐 05 Nov 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Dalam rangka memperingati Hari Wayang Dunia yang jatuh pada 7 November, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui UPTD Taman Budaya Kalsel akan menggelar serangkaian kegiatan seni wayang sepanjang bulan November 2025.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus upaya pelestarian terhadap wayang sebagai warisan budaya takbenda yang telah diakui oleh UNESCO. Wayang merupakan seni tradisional kuno Indonesia yang telah menyebar ke berbagai daerah, termasuk di Kalimantan Selatan yang memiliki kekhasan seperti wayang kulit Banjar dan wayang gong.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel Galuh Tantri Narindra, melalui Kepala Seksi Promosi dan Dokumentasi UPTD Taman Budaya Kalsel Nitta Aulia, pihaknya telah menyiapkan berbagai agenda selama bulan November dalam rangkaian peringatan tersebut.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pergelaran wayang kulit Banjar dan wayang gong pada 7–8 November 2025 di Panggung Bakhtiar Sanderta, UPTD Taman Budaya Kalsel.

Selanjutnya, akan digelar Dialog Wayang Kulit Banjar pada 24–25 November 2025 di Gedung Balairung Sari, menghadirkan sejumlah narasumber seperti Sulisno, S.Sn., M.A. (Dosen Seni Pertunjukan FKIP ULM), Ki Udreka H. S., M.Sn. (Pengajar Pedalangan ISI Yogyakarta), serta Dalang Upik (Ketua PEPADI Kalsel).

Sebagai penutup, akan dilaksanakan Festival Wayang Kulit Banjar pada 26 November 2025 di Gedung Balairung Sari UPTD Taman Budaya Kalsel. Festival ini menjadi program perdana yang melibatkan tujuh grup dalang, mulai dari dalang cilik, remaja, hingga senior.

“Ini pertama kalinya Taman Budaya menggelar festival wayang kulit Banjar. Biasanya hanya pergelaran, tapi tahun ini kami buat dalam format lomba. Pendaftaran dibuka untuk umum dan sudah terpenuhi kuotanya, terdiri dari dalang cilik, remaja, hingga senior,” ujar Nitta Aulia saat ditemui awak media baru-baru ini.

Melalui kegiatan ini, UPTD Taman Budaya Kalsel mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi dalam melestarikan seni wayang sebagai identitas budaya bangsa. Seluruh kegiatan tersebut terbuka untuk umum. *(EYN/BanjarTV)

Baca Juga  Target PAD Disbudporapar Kota Banjarmasin redah, perlu kerja nyata
Bagikan: WhatsApp Facebook