BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Masih Sehat Bugar Diusia 92 Tahun, Jemaah Haji Tertua se Kalsel Berangkat Haji Bersama Kloter BDJ 12

Masih Sehat Bugar Diusia 92 Tahun, Jemaah Haji Tertua se Kalsel Berangkat Haji Bersama Kloter BDJ 12

📅 28 May 2025 ✍️ banjartv 🕐 28 May 2025
Bagikan

Banjar.com, Banjarbaru – Jemaah haji tertua (Kalsel) 2025, asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Norhayati Darmawan Ramli, tampak masih sehat dan bugar, berangkat bersama Kloter BDJ 12 di Embarkasi Banjarmasin, Selasa (27/05/2025).

Kendati usianya telah menginjak 92 tahun, wanita yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini nampak begitu sehat dan bugar dibandingkan dengan beberapa jemaah haji yang usianya lebih muda darinya.

Norhayati menceritakan tidak ada kebiasan khusus yang ia lakukan, hanya rutin menjaga shalat lima waktu dan bertani secara mandiri yang membuatnya banyak bergerak dan berolahraga secara tidak langsung.

Ditinggalkan sang suami meninggal dunia sejak beberapa tahun yang lalu, Norhayati mengaku ketenangan bathin dan fikiran yang tentram menjadi salah satu faktor kesehatan yang ia dapatkan hingga saat ini.

“Suami sudah meninggal dan anak satu yang sudah berkeluarga namun tidak pernah merepotkan,” ceritanya ditambah dengan lingkungan pedesaan yang sejuk, serta pola makan yang jauh dari makanan junk food membuatnya tetap bugar diusia senja.

Mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dari hasil bertani dari lahan yang ia punya sendiri lewat sang keponakan, Norhayati akhirnya bisa mendaftar haji. “Berusaha, menabung,” ujarnya mengungkapkan asal mula ia bisa berangkat haji.

Norhayati berharap orang-orang di kampungnya bisa berangkat haji dengan usaha apapun dan usia berapun, karena ia sudah membuktikan dengan bertani ia bisa berangkat haji dan dengan usia yang sudah lanjut ia pun tetap bisa berangkat haji.

“Sekampungan didoakan berhaji, anak, cucu, keluarga, orang kampung,” ujarnya.*(Rilis Kemenang Kalsel/Dhani-Banjartv)

Baca Juga  Omah Hotel and Resto Salurkan Sapi Kurban Jelang Iduladha 1446 H
Bagikan: WhatsApp Facebook