BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Masih Sehat Bugar Diusia 92 Tahun, Jemaah Haji Tertua se Kalsel Berangkat Haji Bersama Kloter BDJ 12

Masih Sehat Bugar Diusia 92 Tahun, Jemaah Haji Tertua se Kalsel Berangkat Haji Bersama Kloter BDJ 12

📅 28 May 2025 ✍️ banjartv 🕐 28 May 2025
Bagikan

Banjar.com, Banjarbaru – Jemaah haji tertua (Kalsel) 2025, asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Norhayati Darmawan Ramli, tampak masih sehat dan bugar, berangkat bersama Kloter BDJ 12 di Embarkasi Banjarmasin, Selasa (27/05/2025).

Kendati usianya telah menginjak 92 tahun, wanita yang kesehariannya bekerja sebagai petani ini nampak begitu sehat dan bugar dibandingkan dengan beberapa jemaah haji yang usianya lebih muda darinya.

Norhayati menceritakan tidak ada kebiasan khusus yang ia lakukan, hanya rutin menjaga shalat lima waktu dan bertani secara mandiri yang membuatnya banyak bergerak dan berolahraga secara tidak langsung.

Ditinggalkan sang suami meninggal dunia sejak beberapa tahun yang lalu, Norhayati mengaku ketenangan bathin dan fikiran yang tentram menjadi salah satu faktor kesehatan yang ia dapatkan hingga saat ini.

“Suami sudah meninggal dan anak satu yang sudah berkeluarga namun tidak pernah merepotkan,” ceritanya ditambah dengan lingkungan pedesaan yang sejuk, serta pola makan yang jauh dari makanan junk food membuatnya tetap bugar diusia senja.

Mengumpulkan uang sedikit demi sedikit dari hasil bertani dari lahan yang ia punya sendiri lewat sang keponakan, Norhayati akhirnya bisa mendaftar haji. “Berusaha, menabung,” ujarnya mengungkapkan asal mula ia bisa berangkat haji.

Norhayati berharap orang-orang di kampungnya bisa berangkat haji dengan usaha apapun dan usia berapun, karena ia sudah membuktikan dengan bertani ia bisa berangkat haji dan dengan usia yang sudah lanjut ia pun tetap bisa berangkat haji.

“Sekampungan didoakan berhaji, anak, cucu, keluarga, orang kampung,” ujarnya.*(Rilis Kemenang Kalsel/Dhani-Banjartv)

Baca Juga  Bupati Banjar Tinjau Langsung Banjir di Desa Bincau, Air Mulai Surut 30–40 Sentimeter
Bagikan: WhatsApp Facebook