BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
UPTD Taman Budaya KALSEL peringati hari tari sedunia 2025

UPTD Taman Budaya KALSEL peringati hari tari sedunia 2025

📅 28 Apr 2025 ✍️ banjartv 🕐 28 Apr 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Memperingati hari tari sedunia, UPTD Taman Budaya KALSEL mempersembahkan sajian pentas tari lintas generasi dan parade selebrasi tari, yang melibatkan sebanyak 315 penari dari 8 kabupaten kota, serta sanggar dan komunitas tari, mulai dari kalangan anak-anak, remaja, dewasa hingga maestro tari.

Kegiatan ini dibuka dengan menyalakan api obor oleh Kepala UPTD Taman Budaya KALSEL, suharyanti, bersama tamu undangan lainnya, berlangsung di panggung bakhtiar sanderta taman budaya, di Jalan Brigjen Haji Hasan Basri Banjarmasin, minggu (28/04/2025).

Berbeda dari tahun sebelumnya, peringatan hari tari sedunia yang dilaksanakan selama dua hari, tahun ini hanya dilaksanakan selama satu hari, mulai dari sore hingga malam hari, namun kegiatan ini mendapat apresiasi besar dari masyarakat, yang nampak memadati area panggung terbuka bakhtiar sanderta.

Menurut Kepala UPTD Taman Budaya KALSEL, Suharyanti menyebut, peringatan hari tari sedunia yang ke 11 kali dilaksanakan ini / dengan mengangkat tema lintas generasi, menjadi bukti nyata bahwa dunia seni tari di banua terus mengalami perkembangan, dan regenerasi penari dari tahun ketahun, dengan ditampilkannya para penari cilik hingga maestro tari, yang sudah mendedikasikan dirinya kepada seni tari selama puluhan tahun.

Selain itu, dunia seni tari di KALSEL tidak hanya berkembang pada jenis tari modern semata yang cukup digandrungi oleh anak muda, namun juga jenis tari tradisi yang tetap terus dipertahankan dan dilestarikan oleh insan tari.

“Peringatan hari tari sedunia di KALSEL yang sudah 11 kali melaksanakan dengan tema lintas generasi ini, kita ingin menyampaikan kepada semua khalayak masyarakat, bahwasanya kita memiliki generasi dari yang pemula (anak) sampai maestro tari, dengan demikian setelah kita mengamati atau mendata para penari ini, berarti kita tidak khawatir bahwasanya KALSEL akan selalu muncul regenerasinya.” Sebutnya.

Baca Juga  SILATURAHMI PWRI KABUPATEN PASER DISAMBUT HANGAT PWRI KAB HSS

Dalam kesempatan tersebut, UPTD Taman Budaya KALSEL menyerahkan penghargaan kepada Heriyadi Haris, seorang maestro tari dari Kalimantan Selatan, yang telah mendedikasikan dirinya terhadap perkembangan dunia seni tari di banua, yang diserahkan oleh kepala UPTD Taman Budaya KALSEL, Suharyanti.

Heriyadi Haris mengaku bersyukur dan bangga atas perhatian yang telah diberikan taman budaya selama ini, terlebih selama ini telah memberikan bantuan, berupa fasilitas tempat latihan untuk berkarya dan berkreasi dalam mengembangkan seni tari.

Untuk itu, ia bertekad akan terus membina generasi baru, yang tidak hanya melatih gerak tari, namun juga mencetak kader pelatih, agar nantinya bisa meneruskan dan menjaga kelestarian budaya dibidang seni tari.

“Sangat terima kasih sekali karena dari awal karir untuk tari sudah di Taman Budaya, bersyukur Taman Budaya memberikan kami fasilitas tempat latihan. Kalau di Sanggar, kita selain latihan menari juga mencetak kader pelatih, supaya bisa meneruskan dan menjaga kelestarian budaya, khususnya di bidang seni tari.” Harapnya.

Kegiatan ini semakin meriah, dengan penampilan pentas tari lintas generasi, kolaborasi Sanggar Sinar Pusaka, Sanggar Seni Nuansa, Sanggar PERPEKINDO, dan maestro tari KALSEL, Heriyadi haris, yang tampil kembali menari setelah puluhan tahun tidak pernah unjuk gigi diatas panggung, dan mendapat sambutan antusias oleh para penonton.*EYN(Banjar TV)

Bagikan: WhatsApp Facebook