BANJARTV
🔍
Lintas Banua
Polda Kalsel Gandeng Komunitas Gamers Banua Deklarasikan Penolakan Judi Online • HMJM dan ESA FEB ULM Tanam 300 Bibit Pohon dalam Aksi Run Fest 2026 • Pengurus KKG dan MGMP PAI se-Kalsel Dikukuhkan, Kakanwil Tekankan Peran Guru dalam Pembentukan Karakter • GOW HSS Perkuat Kapasitas Perempuan dalam Pengelolaan Media Sosial • Bupati HSS Dukung Rezky, Atlet Pencak Silat Kalsel Siap Berlaga di O2SN Nasional • Wabup HSS Hadiri Pembukaan Latsarmil Komcad ASN Pemprov Kalsel 2026 • Tingkatkan Kreativitas Perempuan, GOW HSS Gelar Pelatihan Editing Foto • Pemkab HSS Gandeng STIE Pancasetia, Buka Peluang ASN Lanjutkan Pendidikan Tinggi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pengurus KKG dan MGMP PAI se-Kalsel Dikukuhkan, Kakanwil Tekankan Peran Guru dalam Pembentukan Karakter

Pengurus KKG dan MGMP PAI se-Kalsel Dikukuhkan, Kakanwil Tekankan Peran Guru dalam Pembentukan Karakter

📅 03 Nov 2026 ✍️ banjartv 🕐 20 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Thamrin, resmi mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kalimantan Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Selasa (3/11/2026).

Dalam arahannya usai pengukuhan, Muhammad Thamrin menegaskan pentingnya peran guru PAI di sekolah umum. Menurutnya, guru agama tidak hanya bertugas menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam membina keagamaan dan membentuk karakter peserta didik, termasuk menjadi teladan bagi sesama tenaga pendidik.

“Bagaimana melakukan pembinaan agama Islam kepada murid sekolah umum, termasuk kepada guru-guru yang umum itu. Sehingga kehadiran guru PAI ini adalah sebagai pendakwah di lingkup sekolahnya masing-masing. Mudah-mudahan yang mendapat tugas ini punya keistikamahan,” ungkap Thamrin.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperhatikan hak dan kesejahteraan para guru agama, termasuk memastikan penyaluran tunjangan kinerja berjalan tepat waktu.

“Di sisi lain, fasilitas yang diberikan oleh pemerintah kepada guru berupa tunjangan kinerja. Kami juga berkomitmen ke depan tak ada lagi keterlambatan pembayaran tunjangan kinerja ini,” tegasnya.

Peran guru PAI dalam membentuk karakter dan meningkatkan keimanan peserta didik juga dirasakan langsung di lingkungan sekolah. Kepala SMKN 3 Banjarmasin, Edi Suhariyono, mengatakan guru PAI di sekolahnya turut berperan aktif mendukung program unggulan SMK Plus Tahfiz.

“Alhamdulillah, terkhusus di SMKN 3 Banjarmasin, guru-guru PAI kami sangat mendukung program yang ada. Mereka fokus juga dalam pendidikan khusus untuk pembelajaran tahfiznya. Anak-anak yang bergabung tahfiz ini karakternya lebih baik dan menjadi teladan bagi anak-anak yang lain,” jelas Edi.

Baca Juga  Pemkab Banjar Terbaik ke-5 Nasional, Pengendalian Gratifikasi

Ia menambahkan, pembelajaran tahfiz di SMKN 3 Banjarmasin kini telah terintegrasi dengan teknologi digital. Sistem tersebut memudahkan guru dalam mengevaluasi perkembangan hafalan sekaligus memantau kemampuan dan kekurangan bacaan peserta didik.

“Pembelajaran tahfiz kami programnya sudah berdigitalisasi. Guru mengajar sampai di mana, kemampuan dan kekurangan bacaan anak langsung terdigitalisasi. Orang tua bisa mengakses langsung dari rumah,” tuturnya.

Ke depan, pihak sekolah juga menargetkan pengembangan dan perluasan masjid sekolah melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Sementara itu, Ketua MGMP SMA sekaligus Ketua Panitia, Dr. Kamalia, mengatakan kegiatan pengukuhan tersebut juga dirangkai dengan seminar pendidikan yang menghadirkan Dr. Syaifullah, Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Seminar tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para guru PAI.

“Tujuan yang pertama kita memang ingin mengeratkan silaturahmi. Kemudian untuk seminar, tujuannya dalam rangka meningkatkan profesionalisme kita sebagai guru agama, terutama menyesuaikan tuntutan gencar kurikulum cinta. Kami ingin mencari tahu bagaimana implementasinya diterapkan di sekolah umum nantinya,” terang Kamalia.

Melalui pengukuhan pengurus KKG dan MGMP PAI serta seminar pendidikan tersebut, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antarguru PAI di Kalimantan Selatan semakin kuat, sekaligus mendorong peningkatan profesionalisme pendidik dalam membina karakter dan keagamaan peserta didik.

*(EAM/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook