
Gebyar KPOTI HSS 2026 Meriah, Tujuh Permainan Tradisional Adu Ketangkasan
BANJARTV.COM, KANDANGAN – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) turut diramaikan melalui Gebyar Semarak Kemerdekaan HUT RI ke-81 KPOTI HSS 2026.
Kegiatan yang digelar Selasa (25/8/2026) tersebut berlangsung meriah di Stadion Muhammad Syafi’i dan Lapangan Voli SMKN 1 Daha Selatan.
Gebyar ini diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS bersama Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional Indonesia (KPOTI) HSS, dengan mengusung tema “Lestari Budayaku, Bugar Bangsaku”.


Ratusan peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA/SMK/MA, ambil bagian dalam sejumlah perlombaan permainan rakyat dan olahraga tradisional.
Sedikitnya tujuh cabang permainan dipertandingkan dalam kegiatan tersebut, yakni bakiak, tarik tambang, hadang, bola sundul, layangan aduan, kuntau atau silat budaya, serta permainan rakyat khusus peserta PAUD dan SD.
Antusiasme peserta terlihat dalam setiap pertandingan. Permainan yang dahulu lekat dengan kehidupan masyarakat tersebut kembali dihadirkan sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal, memainkan, dan melestarikan permainan tradisional.
Ketua KPOTI HSS, H. Akhmad Fahmi, S.E., mengapresiasi tingginya partisipasi peserta dalam kegiatan tersebut.



“Alhamdulillah, tahun ini pesertanya luar biasa. Ini bukti bahwa permainan rakyat masih diminati dan menjadi sarana yang tepat untuk menumbuhkan sportivitas serta melestarikan budaya,” katanya.
Pada cabang hadang, tercatat sebanyak 12 tim yang ambil bagian, terdiri atas enam tim putra dan enam tim putri, dengan total 96 peserta.
Sementara itu, cabang bakiak diikuti 14 tim, terdiri atas delapan tim putra dan enam tim putri. Adapun cabang bola sundul diikuti 12 tim, yakni delapan tim putra dan empat tim putri, dengan masing-masing tim beranggotakan tujuh orang.

Untuk cabang tarik tambang, peserta berasal dari 10 sekolah jenjang SMP, SMA, SMK sederajat serta dua sekolah jenjang SD sederajat. Perlombaan tersebut digelar dalam kategori putra dan putri.
Cabang layangan aduan diikuti 12 peserta. Sedangkan kategori permainan rakyat diikuti empat SD dan dua TK, dengan sejumlah permainan tradisional, seperti bawa kelereng, ular naga, roboh menara, dan lompat tali.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antarpeserta. Nilai sportivitas, kerja sama, serta kecintaan terhadap budaya lokal ditanamkan melalui permainan yang diwariskan secara turun-temurun tersebut.
Melalui Gebyar Semarak Kemerdekaan ini, KPOTI HSS berharap permainan rakyat tidak hanya menjadi hiburan dalam momentum peringatan kemerdekaan, tetapi juga terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya menjaring bibit atlet permainan tradisional di Kabupaten HSS.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda rutin sehingga keberadaan permainan rakyat tetap terjaga di tengah perkembangan zaman dan semakin dekat dengan generasi muda.
*(UCK/BANJARTV.COM)