BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Lestarikan Budaya Banua, Sekda HSS Buka Badandang 2026 • Bupati HSS Hadiri Maulid Ummul Hajun, Habib Salim Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah • Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai Desa Kapuh, Kulkas dan Sepeda Jadi Hadiah Utama • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026

57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026

📅 26 Aug 2026 ✍️ banjartv 🕐 2 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Sebanyak 57 pemain usia dini mengikuti Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 yang digelar Sekolah Sepak Bola (SSB) Abadi Soccer di Sandaga Minisoccer 1, Kandangan, Minggu (23/8/2026).

Festival game internal tersebut diikuti pemain dari dua kelompok usia, yakni U-9 dan U-12. Peserta terbagi ke dalam enam tim. Kelompok usia 7–9 tahun terdiri atas tiga tim dengan total 19 pemain, sedangkan kelompok usia 10–12 tahun juga terdiri atas tiga tim dengan jumlah 38 pemain.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan rutin SSB Abadi Soccer untuk memberikan pengalaman bertanding kepada pemain sekaligus mengukur perkembangan kemampuan mereka selama mengikuti proses latihan.

Ketua Pembina Abadi Soccer Kandangan, Fitril Muttaqin, mengatakan festival game internal tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan. Menurutnya, pengalaman bertanding sangat penting bagi pemain usia dini untuk membangun mental, disiplin, kerja sama, serta kepercayaan diri.

“Festival internal ini merupakan bagian dari program pembinaan rutin. Kami ingin memberikan pengalaman bertanding kepada anak-anak sekaligus melihat sejauh mana perkembangan teknik dan kemampuan mereka,” kata Fitril.

Ia menjelaskan, pertandingan internal juga menjadi sarana bagi pelatih untuk mengevaluasi perkembangan pemain, baik dari sisi teknik maupun kemampuan bermain secara tim.

“Kami ingin menciptakan suasana kompetisi yang sehat, positif, dan menyenangkan. Anak-anak bisa belajar bertanding, belajar bekerja sama, serta menjunjung tinggi sportivitas sejak usia dini,” ujarnya.

Selain peran pelatih, Fitril menilai dukungan orang tua memiliki posisi penting dalam proses pembinaan pemain usia dini. Karena itu, ia mengajak para orang tua dan wali murid untuk terus memberikan dukungan kepada anak-anak selama menjalani latihan maupun pertandingan.

Baca Juga  DPD AGPAII HSS GELAR PERINGATAN ISRA MI'RAJ BAGINDA RASULULLAH MUHAMMAD SAW

“Dukungan orang tua adalah semangat terbaik bagi anak-anak di lapangan. Kehadiran Bapak dan Ibu akan menjadi motivasi besar bagi mereka untuk bermain dengan percaya diri dan menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.

Menurut Fitril, keterlibatan keluarga dapat membantu menciptakan lingkungan yang positif bagi perkembangan anak. Dengan dukungan tersebut, para pemain diharapkan semakin bersemangat mengikuti latihan dan memperoleh pengalaman dari setiap pertandingan.

Sementara itu, orang tua pemain, Amy dan Andre Rusadi, mengaku senang dengan pelaksanaan festival game internal tersebut. Mereka menilai pertandingan menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengaplikasikan materi yang selama ini diperoleh selama latihan.

“Kami senang melihat perkembangan anak setelah beberapa bulan mengikuti latihan dan game di Abadi Soccer. Perkembangannya semakin terlihat, termasuk dari kemampuan teknik dan skill mereka,” ujar Amy dan Andre.

Keduanya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga para pemain usia dini memiliki lebih banyak kesempatan untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

Fitril berharap Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 dapat menjadi bagian dari proses panjang pembinaan pemain usia dini. Pembinaan, kata dia, tidak hanya diarahkan untuk mencetak pemain yang memiliki kemampuan sepak bola, tetapi juga membentuk karakter melalui nilai-nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

Mengusung semangat “Bersama Kita Bisa, Abadi Bisa Juara”, Abadi Soccer berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi para pemain muda agar dapat berkembang melalui latihan yang terarah serta pengalaman bertanding.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook