BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Lestarikan Budaya Banua, Sekda HSS Buka Badandang 2026 • Bupati HSS Hadiri Maulid Ummul Hajun, Habib Salim Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah • Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai Desa Kapuh, Kulkas dan Sepeda Jadi Hadiah Utama • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun

Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun

📅 25 Aug 2026 ✍️ banjartv 🕐 2 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Pemerintah Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), menggelar salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan di tengah kemarau yang berkepanjangan. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Daha Utara, Senin (24/8/2026).

Salat Istisqa diikuti Camat Daha Utara Hj. Tatik Sri Rahayu, S.Pt., M.P., para alim ulama, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Daha Utara, masyarakat, serta para santri dari sejumlah pondok pesantren di wilayah tersebut.

Kegiatan ini digelar saat kondisi kemarau masih melanda wilayah HSS. Kondisi tersebut diperparah oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu munculnya kabut asap cukup tebal di sejumlah wilayah, khususnya Kecamatan Daha Utara.

Camat Daha Utara Hj. Tatik Sri Rahayu mengatakan, pelaksanaan salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi kemarau.

“Kita bersama-sama memanjatkan doa dan memohon agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat,” kata Tatik.

Menurutnya, turunnya hujan sangat diharapkan tidak hanya untuk mengakhiri kemarau, tetapi juga membantu memperbaiki kondisi lingkungan serta mengurangi dampak kabut asap akibat karhutla.

Pelaksanaan salat Istisqa berlangsung khusyuk. Para jamaah mengikuti seluruh rangkaian ibadah dan doa bersama dengan memohon ampunan serta berharap hujan segera turun setelah kemarau berlangsung cukup panjang.

Selain sebagai sarana memohon turunnya hujan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengingatkan masyarakat agar semakin peduli terhadap kelestarian lingkungan. Masyarakat diimbau menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, terutama selama musim kemarau.

Pemerintah Kecamatan Daha Utara berharap ikhtiar dan doa bersama tersebut mendapat rahmat dari Allah SWT sehingga hujan segera turun secara cukup dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis

“Kami berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan membaik, kabut asap berkurang, dan risiko meluasnya karhutla dapat ditekan,” ujar Tatik.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook