BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Kalsel Expo 2026, Wabup HSS Pastikan Produk Unggulan Daerah Tampil dan Berdaya Saing • Ketua Dekranasda HSS Kenalkan Sasirangan Motif Bunga Kecombrang dan Kerajinan Bambu Loksado di Kalsel Expo 2026 • Wabup HSS Hadiri Pisah Sambut Kajati Kalsel, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi • Sekda HSS Dorong OPD Lebih Kreatif Gali Potensi PAD • Tim Pembina Posyandu HSS Perkuat Pemahaman 6 SPM untuk Tingkatkan Layanan Masyarakat • Kalsel Expo 2026 Resmi Dibuka, Produk UMKM dan Budaya Banua Jadi Sorotan • KUA-PPAS 2026 dan 2027 Disepakati, Pemkab HSS Tekankan Anggaran Tepat Sasaran • Hadapi Puncak Kemarau, HSS Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla dengan Bantuan Peralatan BNPB • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Sekda HSS Dorong OPD Lebih Kreatif Gali Potensi PAD

Sekda HSS Dorong OPD Lebih Kreatif Gali Potensi PAD

📅 13 Aug 2026 ✍️ banjartv 🕐 5 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs. H. Muhammad Noor, M.AP., mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih aktif, kreatif, dan inovatif dalam menggali serta mengembangkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Muhammad Noor, optimalisasi PAD tidak cukup hanya mengandalkan sumber-sumber pendapatan yang selama ini telah berjalan. Setiap OPD perlu proaktif memetakan dan menggali potensi baru sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Hal tersebut disampaikan Muhammad Noor saat memimpin Rapat Evaluasi Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten HSS di Aula Ramu, Kamis (13/8/2026).

“Setiap OPD harus memiliki kepekaan dan jeli dalam melihat potensi yang bisa dikembangkan menjadi sumber pendapatan daerah. Evaluasi ini bukan sekadar melihat capaian target, tetapi juga memicu inovasi dalam penggalian dan pengelolaan retribusi maupun pajak,” tegasnya.

Ia menekankan, setiap OPD memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan PAD. Karena itu, berbagai peluang yang ada di lingkungan masing-masing perlu diidentifikasi secara cermat, kemudian diikuti dengan inovasi dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah.

Sekda juga meminta agar hasil evaluasi penerimaan tidak berhenti pada pembahasan capaian target. Evaluasi harus menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan daerah pada periode berikutnya.

“Diperlukan langkah yang lebih proaktif melalui pemetaan, penggalian, dan pengembangan berbagai potensi baru yang ada di wilayah Kabupaten HSS,” ujarnya.

Muhammad Noor menambahkan, optimalisasi pendapatan daerah harus tetap dilakukan dengan mengedepankan transparansi serta mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengelolaan yang baik diharapkan tidak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga memberikan kepastian dalam pelaksanaan pemungutan pajak dan retribusi.

Pemerintah Kabupaten HSS berharap evaluasi yang dilakukan secara berkala, disertai sinergi seluruh perangkat daerah, dapat mendorong pengelolaan pajak dan retribusi daerah semakin optimal.

Baca Juga  Main Ball Championship Season 3 Desa Mali-Mali Resmi Bergulir, Diikuti 48 Tim se-Kabupaten Banjar

Peningkatan PAD pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah dalam mendukung keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook