BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Main Ball Championship Season 3 Desa Mali-Mali Resmi Bergulir, Diikuti 48 Tim se-Kabupaten Banjar • Pemkab HSS Evaluasi SPM Semester II 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Tingkatkan Layanan Dasar • Bupati dan Wabup HSS Koordinasi ke Direktorat Evaluasi Kinerja, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan • Ketua GOW HSS Ingatkan Anggota: Jangan Hanya Terima Manfaat, Ikut Besarkan Koperasi • Wabup HSS Temui Wali Kota Jakarta Utara, Perkuat Sinergi dengan “Urang Banua” • Syafrudin Noor Kembali Pimpin Gerindra HSS, Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DPC • HSS Raih Juara Favorit B2SA dan Harapan II Paduan Suara Mars PKK Tingkat Kalsel 2026 • Ketua GOW HSS Hadiri Pelantikan BKOW Kalsel, Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Main Ball Championship Season 3 Desa Mali-Mali Resmi Bergulir, Diikuti 48 Tim se-Kabupaten Banjar

Main Ball Championship Season 3 Desa Mali-Mali Resmi Bergulir, Diikuti 48 Tim se-Kabupaten Banjar

📅 09 Aug 2026 ✍️ banjartv 🕐 11 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJAR — Turnamen sepak bola Main Ball Championship 2026 Season 3 di Desa Mali-Mali, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, resmi bergulir pada Sabtu (8/8/2026) sore. Kegiatan ini turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

Pembukaan turnamen digelar di Lapangan Rema Putra, Desa Mali-Mali, dan dihadiri Camat Karang Intan H. Pusaro Riyanto, jajaran Koramil dan Polsek Karang Intan, Pemerintah Desa Mali-Mali, panitia pelaksana, tokoh masyarakat, serta peserta dan suporter.

Turnamen yang memasuki musim ketiga ini diikuti 48 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjar. Pertandingan menggunakan sistem gugur dan dijadwalkan berlangsung hingga 3 September 2026.

Pembakal Desa Mali-Mali, H. Akhmad Baswan, mengatakan turnamen ini merupakan komitmen pemerintah desa bersama masyarakat dalam menyediakan ruang positif bagi generasi muda, sekaligus mempererat hubungan antarklub dan masyarakat.

“Yang utama adalah persaudaraan antarklub. Silaturahmi dan kebersamaan itulah yang kami junjung tinggi, bukan rivalitas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah peserta pada Season 3 mengalami penurunan dibandingkan musim sebelumnya yang mencapai sekitar 64 tim. Tahun ini, peserta dibatasi menjadi 48 tim karena penyesuaian mekanisme pendaftaran dan ketentuan teknis penyelenggaraan.

“Antusiasme masyarakat sebenarnya sangat tinggi. Bahkan masih ada tim yang ingin mendaftar setelah kuota terpenuhi. Namun, karena skema pertandingan sudah disusun dan technical meeting telah dilaksanakan, kami tidak dapat menerima tambahan peserta,” jelasnya.

Peserta turnamen berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Banjar, termasuk wilayah Karang Intan. Untuk tahun ini, panitia tidak menerima peserta dari luar Kalimantan.

Selain menjadi ajang kompetisi, Main Ball Championship Season 3 diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi berkembang hingga ke tingkat yang lebih tinggi.

Baca Juga  RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja

“Harapan kami, melalui kegiatan ini lahir pemain-pemain muda berbakat. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan mempererat persaudaraan,” tambahnya.

Selama tiga kali penyelenggaraan, turnamen ini berlangsung aman dan lancar, dengan dukungan antusias dari masyarakat yang terus meningkat setiap tahunnya.

Total hadiah yang diperebutkan dalam turnamen ini mencapai puluhan juta rupiah. Selain itu, panitia juga menyiapkan hiburan serta doorprize bagi masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.

Dalam rangkaian pembukaan, turut digelar pertandingan ekshibisi sepak bola putri antara BDJ Banjarbaru melawan Bazhink FC Barabai. Laga tersebut dimenangkan BDJ Banjarbaru dengan skor 3-0.

Dalam sambutannya, H. Akhmad Baswan mengajak seluruh pemain, ofisial, wasit, dan suporter untuk menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan jadilah bagian dari sejarah baru sepak bola Desa Mali-Mali,” pesannya.

Dengan bergulirnya Season 3, Main Ball Championship diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi di bidang olahraga, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan masyarakat Desa Mali-Mali serta klub-klub sepak bola di Kabupaten Banjar.

*(ARD/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook