
1.000 Anak PAUD HSS Tampilkan Bakat di Gebyar HAN 2026, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas Berkarakter
KANDANGAN — Sebanyak 1.000 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memeriahkan Gebyar PAUD dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Stadion 2 Desember Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (28/7/2026).
Kegiatan yang menampilkan beragam bakat dan kreativitas anak usia dini tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Gebyar PAUD ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kepercayaan diri, kreativitas, serta membangun kebersamaan sejak dini.
Pelaksanaan Gebyar PAUD HAN 2026 digelar dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 22 Juli 2026 di Gedung Bersemarak, Kecamatan Daha Utara, dengan melibatkan 300 peserta didik dari Kecamatan Daha Utara, Daha Selatan, dan Daha Barat.



Pada tahap pertama, peserta mengikuti lomba menggambar dan mewarnai sebagai sarana mengasah kreativitas serta kemampuan motorik anak.
Sementara itu, puncak kegiatan yang digelar di Stadion 2 Desember Kandangan diikuti 700 peserta didik. Mereka berkompetisi dalam delapan cabang lomba, yakni membaca surah pendek, peragaan busana, menyanyi, Senam Anak Indonesia Hebat, membawa kelereng, mengelompokkan warna, menyusun balok, dan memindahkan bendera.
Dalam sambutannya, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menegaskan bahwa anak-anak merupakan generasi emas yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Hulu Sungai Selatan.


“Anak-anak adalah generasi emas yang akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Hulu Sungai Selatan ke depan. Karena itu, mereka harus tumbuh dalam lingkungan yang memberikan pendidikan berkualitas, kasih sayang, dan teladan yang baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan seperti Gebyar PAUD, anak-anak dapat belajar tampil percaya diri, berani menunjukkan kemampuan, serta membangun nilai kebersamaan.
“Melalui Gebyar PAUD ini, kami berharap anak-anak semakin percaya diri, berani, kreatif, serta mampu membangun kebersamaan sejak dini. Nilai-nilai inilah yang akan membentuk generasi yang cerdas, beriman, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi bagi kemajuan daerah,” katanya.


Ia juga memberikan apresiasi kepada para pendidik PAUD yang telah berperan aktif dalam mendampingi dan membimbing perkembangan anak-anak.
Selain itu, ia mengajak para orang tua untuk terus memperkuat kerja sama dengan sekolah dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan dukungan bersama dari keluarga, sekolah, dan lingkungan.
“Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang berkualitas serta memiliki masa depan yang lebih baik,” tuturnya.
(UCK/BANJARTV.COM)