BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN BPBD

Wabup HSS Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN BPBD

📅 10 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 10 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta penguatan sinergi dan kolaborasi di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel Senin pagi di lingkungan BPBD HSS, Senin (8/6/2026).

Dalam arahannya, Suriani mengingatkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) pada hakikatnya merupakan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pegawai dituntut menjalankan tugas dan fungsi secara optimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, disiplin, sinergi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BPBD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Kinerja yang selama ini telah berjalan baik, menurutnya, perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Selain itu, Suriani menekankan pentingnya pengelolaan administrasi, keuangan, dan operasional yang tertib serta akuntabel, agar seluruh program dan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Setiap pelaksanaan tugas harus didukung administrasi yang tertib dan pengelolaan keuangan yang akuntabel, sehingga seluruh kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel BPBD agar selalu mengutamakan keselamatan kerja serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kemampuan teknis penanganan bencana perlu terus dilakukan agar respons terhadap berbagai kondisi darurat dapat berlangsung cepat dan tepat.

Lebih lanjut, Suriani mendorong penguatan koordinasi dengan berbagai instansi terkait sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di daerah.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting. Saya juga berharap jajaran BPBD proaktif memberikan masukan kepada pimpinan terkait berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak bencana,” ucapnya.

Baca Juga  TP PKK HSS Salurkan 500 Paket Sembako untuk Kader di 11 Kecamatan

Melalui arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap kualitas pelayanan kebencanaan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook