BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Wabup HSS: Kekuatan Satlinmas Bukan Hanya Fisik, tetapi Juga Sikap • Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN BPBD

Wabup HSS Tekankan Disiplin dan Profesionalisme ASN BPBD

📅 10 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 10 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, menegaskan pentingnya disiplin, profesionalisme, serta penguatan sinergi dan kolaborasi di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin apel Senin pagi di lingkungan BPBD HSS, Senin (8/6/2026).

Dalam arahannya, Suriani mengingatkan bahwa aparatur sipil negara (ASN) pada hakikatnya merupakan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, setiap pegawai dituntut menjalankan tugas dan fungsi secara optimal guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, disiplin, sinergi, dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi harus terus ditingkatkan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, BPBD memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, mulai dari tahap prabencana, saat tanggap darurat, hingga pascabencana. Kinerja yang selama ini telah berjalan baik, menurutnya, perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Selain itu, Suriani menekankan pentingnya pengelolaan administrasi, keuangan, dan operasional yang tertib serta akuntabel, agar seluruh program dan kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

“Setiap pelaksanaan tugas harus didukung administrasi yang tertib dan pengelolaan keuangan yang akuntabel, sehingga seluruh kegiatan dapat dipertanggungjawabkan secara transparan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh personel BPBD agar selalu mengutamakan keselamatan kerja serta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam setiap pelaksanaan tugas di lapangan.

Menurutnya, peningkatan kapasitas dan kemampuan teknis penanganan bencana perlu terus dilakukan agar respons terhadap berbagai kondisi darurat dapat berlangsung cepat dan tepat.

Lebih lanjut, Suriani mendorong penguatan koordinasi dengan berbagai instansi terkait sebagai upaya meningkatkan efektivitas penanggulangan bencana di daerah.

“Koordinasi lintas sektor sangat penting. Saya juga berharap jajaran BPBD proaktif memberikan masukan kepada pimpinan terkait berbagai potensi risiko yang mungkin terjadi sebagai langkah antisipasi untuk meminimalkan dampak bencana,” ucapnya.

Baca Juga  Bunda PAUD HSS: Akreditasi Bukan Sekadar Administrasi, tetapi Upaya Tingkatkan Mutu Pendidikan

Melalui arahan tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap kualitas pelayanan kebencanaan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook