BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado

Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado

📅 08 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 08 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor pariwisata. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat kepatuhan pajak jasa perhotelan di kawasan wisata Loksado.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Suriani, S.Sos., M.AP., saat membuka Rapat Koordinasi Penerimaan Pajak Jasa Perhotelan di Kecamatan Loksado, Selasa (7/7/2026).

Suriani menyampaikan, sebagai destinasi wisata unggulan di Kabupaten HSS, perkembangan sektor pariwisata di Loksado harus diiringi dengan meningkatnya kesadaran pelaku usaha perhotelan dalam memenuhi kewajiban membayar pajak daerah.

“Loksado merupakan salah satu ikon pariwisata Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Seiring perkembangan sektor pariwisata, kepatuhan terhadap kewajiban pajak daerah juga harus terus ditingkatkan agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut atas rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam mendorong pengelolaan perpajakan daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Suriani menegaskan, penerimaan pajak dari sektor perhotelan tidak hanya menjadi sumber pendapatan daerah, tetapi juga akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan.

“Pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas publik, serta pengembangan sektor pariwisata. Pada akhirnya, seluruh manfaat tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Hulu Sungai Selatan, khususnya di Loksado,” katanya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berharap terbangun sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha perhotelan dalam meningkatkan kepatuhan pajak. Dengan demikian, sektor pariwisata dapat berkembang secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap PAD.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Baca Juga  56 Kafilah Kabupaten Banjar Ikuti Training Center, Menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalsel
Bagikan: WhatsApp Facebook