BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
GOW HSS Perkuat Edukasi Kesehatan, Perempuan Didorong Jadi Pelopor Pola Hidup Sehat

GOW HSS Perkuat Edukasi Kesehatan, Perempuan Didorong Jadi Pelopor Pola Hidup Sehat

📅 30 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 30 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menggelar penyuluhan pencegahan penyakit menular dan tidak menular di Aula Pendopo Wakil Bupati HSS, Jalan A. Yani, Simpang Lima, Kandangan, Rabu (29/7/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas perempuan agar mampu menjadi penggerak pola hidup sehat, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Penyuluhan diikuti perwakilan dari berbagai organisasi wanita se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Acara dibuka oleh Ketua GOW HSS, Hj. Misnawati Suriani, dan dihadiri perwakilan Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS.

Dalam sambutannya, Hj. Misnawati menegaskan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun budaya hidup sehat karena berperan langsung dalam menjaga kesehatan keluarga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kaum perempuan yang memiliki peran penting dalam keluarga dan lingkungan sosial,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa upaya pencegahan harus menjadi prioritas dibandingkan pengobatan. Oleh karena itu, edukasi mengenai penyakit menular dan tidak menular perlu terus diperkuat agar masyarakat semakin sadar pentingnya deteksi dini serta penerapan pola hidup sehat.

“Saya berharap seluruh peserta mengikuti materi dengan sungguh-sungguh, sehingga ilmu yang diperoleh dapat disampaikan kembali kepada keluarga, organisasi, dan masyarakat luas. GOW memiliki tanggung jawab strategis sebagai penggerak edukasi kesehatan,” katanya.

Untuk memperkaya wawasan peserta, panitia menghadirkan dr. Arif Kun Muhandis dari Puskesmas Kecamatan Kandangan sebagai narasumber. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai langkah pencegahan penyakit melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.

“Sebagian besar penyakit dapat dicegah apabila masyarakat menerapkan pola hidup sehat, menjaga kebersihan, beraktivitas fisik secara rutin, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” jelasnya.

Baca Juga  Desa Balanti Terima Penghargaan STBM Award Tingkat Provinsi Kal-Sel

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan pencegahan penyakit sangat bergantung pada kesadaran masyarakat dalam mengubah perilaku sehari-hari.

Penyampaian materi berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat pada sesi diskusi dan tanya jawab, dengan berbagai pertanyaan terkait upaya pencegahan penyakit di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Panitia menyebutkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota GOW agar mampu menjalankan peran organisasi secara optimal sekaligus menjadi agen edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Saat ini, GOW Kabupaten Hulu Sungai Selatan menaungi lebih dari 30 organisasi wanita. Jumlah tersebut diproyeksikan terus bertambah seiring bergabungnya organisasi perempuan baru guna memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook