BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V

Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V

📅 15 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 8 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Sekolah Lansia Alam Aisyah Husnul Khatimah, Banua Anyar, resmi memulai kegiatan pembelajaran Angkatan V pada Selasa (14/7/2026). Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta baru tingkat dasar yang mencapai 54 orang.

Pembukaan kegiatan ini dihadiri perwakilan Camat Banjarmasin Timur, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Kalimantan Selatan, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kepala Sekolah Lansia Alam Aisyah Husnul Khatimah, Hj. Maserah, mengatakan minat masyarakat pada tahun ini cukup tinggi. Hal tersebut tidak terlepas dari keberhasilan program serta dampak positif yang dihasilkan pada angkatan sebelumnya.

“Agenda hari ini adalah pembukaan sekaligus tes psikologi sederhana bagi peserta. Dua minggu ke depan, baru akan dimulai pembelajaran materi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan dirancang khusus sesuai kebutuhan lanjut usia, meliputi konsep penuaan, pengenalan dan pencegahan demensia, psikologi lansia, kesehatan, gizi, manajemen stres, hingga olahraga dan wisata ramah lansia.

Menurut Maserah, tujuan utama program ini adalah meningkatkan kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, dan merasa bermanfaat di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Kami juga ingin mencegah mereka dari risiko penyakit seperti Alzheimer atau kepikunan. Masih banyak lansia yang merasa kesepian dan tidak lagi berdaya karena usia. Dengan adanya sekolah ini, melihat mereka bisa tertawa dan berinteraksi sudah menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” tuturnya.

Di akhir kegiatan, Maserah mengingatkan peserta untuk mengikuti program dengan komitmen penuh.

“Kami berharap para peserta benar-benar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar manfaatnya bisa dirasakan secara optimal. Sekolah lansia ini menjadi wadah untuk bersosialisasi, berbagi cerita, dan menciptakan kebahagiaan. Dengan suasana yang ceria, diharapkan kesehatan fisik dan mental mereka juga semakin baik,” pungkasnya.

Baca Juga  DPRD HSS dan TAPD Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Pertanian hingga Infrastruktur

*(RED/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook