BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup HSS Tutup Kejurcab FORBASI Piala Bupati, Tekankan Pembinaan Generasi Muda • Workshop 1.000 Guru dan HUT ke-21 HIMPAUDI Kalsel Digelar di HSS, Bunda PAUD Tekankan Pentingnya Fondasi Pendidikan Anak • Jambore V HIMPAUDI Kalsel Berakhir, Hulu Sungai Tengah Raih Juara Umum • SMAN 1 Kandangan dan MTsN 3 HSS Dominasi Podium Atletik Bupati Cup 2026 • Grand Launching IAI GIBTHA, Pemkab HSS Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak • Wabup HSS Pimpin Rakor, Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-76 • Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat • Kemarau Panjang, Warga Menthobi Raya Kesulitan Air Bersih, Perusahaan Salurkan Bantuan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat

Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat

📅 09 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Jul 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat perlindungan bagi pekerja rentan melalui Program Perjaka HSS Semangat. Program tersebut disosialisasikan secara resmi oleh Wakil Bupati HSS, H. Suriani, S.Sos., M.AP., di Aula Kecamatan Daha Selatan, Rabu (8/7/2026).

Perjaka HSS Semangat merupakan akronim dari Program Perlindungan Tenaga Kerja Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang Sejahtera, Mandiri, Agamis, Mengayomi, dan Teknologis. Program ini bertujuan memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Kabupaten HSS.

Kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerkop UKM) Kabupaten HSS tersebut dihadiri camat se-wilayah Daha, kepala desa dari Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara, dan Daha Barat, serta para admin Program Perjaka HSS di tiga kecamatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyerahkan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris peserta sebagai bukti nyata manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Membacakan sambutan Bupati HSS H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., Wakil Bupati menyampaikan bahwa Pemkab HSS berkomitmen menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, masih banyak pekerja rentan seperti petani, pekebun, nelayan, pedagang kecil, tukang bangunan, hingga pekerja sektor informal lainnya yang belum terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan. Padahal, kelompok tersebut merupakan penggerak utama perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Dampak kecelakaan kerja maupun musibah yang menimpa pencari nafkah tidak hanya dirasakan oleh pekerja itu sendiri, tetapi juga oleh keluarga yang bergantung pada penghasilannya. Oleh karena itu, melalui Program Perjaka HSS Semangat, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berkomitmen memberikan perlindungan kepada para pekerja rentan agar mereka dapat bekerja dengan lebih aman, tenang, dan produktif,” ujar Bupati dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati.

Baca Juga  Gandeng Maybank Syariah, LAZISMU Kalsel Siap Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Banjar

Ia menegaskan, program tersebut tidak hanya memberikan perlindungan saat terjadi risiko kerja, tetapi juga menjadi investasi sosial jangka panjang bagi daerah. Semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan jaminan sosial, semakin kuat ketahanan ekonomi keluarga serta semakin kecil potensi munculnya kemiskinan baru akibat musibah yang menimpa pencari nafkah.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Disnakerkop UKM Kabupaten HSS beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi dan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut.

Selain itu, pemerintah desa, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan diajak untuk bersinergi menyukseskan Program Perjaka HSS Semangat agar manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan lebih luas oleh para pekerja rentan.

“Saya berharap seluruh peserta memanfaatkan sosialisasi ini untuk menggali informasi dan memperkuat pemahaman, sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan sekaligus disebarluaskan kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” tutupnya.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook