BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pimpin Apel Gabungan, Bupati HSS Tekankan Disiplin dan Sinergi ASN • Bunda PAUD HSS Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Layanan PAUD melalui Sosialisasi Bunda PAUD Award • Wabup HSS Hadiri Apel Siaga Karhutla, Gubernur Muhidin Tekankan Kesiapan Personel dan Peralatan • Wabup HSS Hadiri Rakor Karhutla, Gubernur Kalsel: HSS Termasuk Daerah Titik Panas • Bupati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah pada Grand Final Utuh dan Aluh HSS 2026 • Pansus I DPRD Kalsel Sisir Potensi PAD melalui Optimalisasi Pengelolaan Aset Daerah • Wabup HSS Tekankan Pentingnya Kolaborasi dengan Polri pada Hari Bhayangkara ke-80 • Festival Bamboo Rafting Loksado Masuk Kalender Nasional, HSS Terima KEN 2026 • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bupati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah pada Grand Final Utuh dan Aluh HSS 2026

Bupati Dorong Generasi Muda Lestarikan Budaya Daerah pada Grand Final Utuh dan Aluh HSS 2026

📅 06 Jul 2026 ✍️ banjartv 🕐 22 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, menghadiri Malam Grand Final Pemilihan Utuh dan Aluh Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Basket Lambung Mangkurat, Kandangan, Sabtu (4/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten HSS dalam melestarikan budaya Banjar sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter dan mencintai identitas daerah.

Bupati hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten HSS, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor. Turut hadir Wakil Bupati HSS H. Suriani bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten HSS, Hj. Misnawati Suriani, Ketua MUI Kabupaten HSS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten HSS, para finalis, serta masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam sambutannya, Bupati H. Syafrudin Noor menegaskan bahwa Pemilihan Utuh dan Aluh tidak sekadar ajang kompetisi untuk memilih duta budaya, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam menanamkan kecintaan generasi muda terhadap adat istiadat, seni, bahasa, dan budaya Banjar.

“Pemilihan Utuh dan Aluh bukan sekadar ajang memilih duta budaya. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan wadah untuk memperkuat identitas daerah sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap adat istiadat, seni, bahasa, dan budaya Banjar yang menjadi kekayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Ia berharap para finalis yang terpilih mampu menjalankan peran sebagai representasi daerah sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjaga nilai-nilai budaya dan mempromosikan potensi daerah.

“Jadilah teladan bagi generasi muda dengan menjaga nilai-nilai luhur budaya, memiliki akhlak yang baik, serta aktif memperkenalkan potensi dan kekayaan budaya daerah di berbagai kesempatan,” pesannya.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif generasi muda agar warisan budaya tetap lestari dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Baca Juga  PWI Kalsel–Kesbangpol Gelar Pendidikan Politik: Tekankan Netralitas Media di Tahun Politik

Malam Grand Final Pemilihan Utuh dan Aluh HSS 2026 berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Selain menjadi ajang pemilihan duta budaya, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tumbuh sebagai pribadi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki kebanggaan terhadap jati diri daerah.

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya daerah sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkarakter dan berwawasan budaya.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook