BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Festival Bamboo Rafting Loksado Masuk Kalender Nasional, HSS Terima KEN 2026

Festival Bamboo Rafting Loksado Masuk Kalender Nasional, HSS Terima KEN 2026

📅 29 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 29 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Festival Bamboo Rafting Loksado 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, bersama Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, di Alam Roh 7, Loksado, Minggu (28/6).

Pembukaan festival ini menjadi momen penting bagi Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pada kesempatan tersebut, Bupati HSS menerima Piagam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Piagam ini menandai masuknya Festival Bamboo Rafting Loksado ke dalam kalender pariwisata nasional. Festival ini juga menjadi satu dari tiga agenda unggulan Kalimantan Selatan yang terpilih dalam KEN 2026.

Acara pembukaan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, tokoh adat, pelaku wisata, serta masyarakat yang memadati kawasan wisata Loksado.

Selain penyerahan piagam KEN, pemerintah juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, antara lain paket sembako bagi kader PKK dan pendidik PAUD, perlengkapan sekolah untuk siswa kurang mampu dan penyandang disabilitas, serta bantuan rehabilitasi sosial Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, mengatakan masuknya Festival Bamboo Rafting Loksado dalam KEN 2026 merupakan hasil kerja bersama sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pariwisata daerah.

“Loksado dianugerahi alam yang luar biasa dan kini diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Meratus. Tugas kita bersama adalah menjaga kelestarian ini. Kami berharap pariwisata Hulu Sungai Selatan terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat tanpa kehilangan jati diri budaya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam menjaga kelestarian alam, budaya, dan tradisi masyarakat Loksado.

Menurutnya, kawasan wisata Loksado telah berkembang menjadi salah satu ikon pariwisata Kalimantan Selatan yang dikenal hingga tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga  Wabup HSS Hadiri Haul Ke-63 Datu Bajayau, Ribuan Jemaah Padati Daha Barat

Sebagai atraksi utama festival, lebih dari 100 rakit bambu diberangkatkan menyusuri aliran Sungai Amandit yang menjadi daya tarik khas Loksado. Setelah secara simbolis melepas peserta, Gubernur Muhidin bersama Bupati Syafrudin Noor dan jajaran turut mengikuti pengarungan menggunakan rakit bambu. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian wisata berbasis alam sekaligus memastikan pelaksanaan festival berlangsung aman dan lancar.

Masuknya Festival Bamboo Rafting Loksado dalam Kharisma Event Nusantara 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Loksado sebagai destinasi wisata unggulan Kalimantan Selatan. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, festival ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan kekayaan budaya dan keindahan alam Hulu Sungai Selatan ke tingkat nasional maupun internasional.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook