BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Berbekal Rp50 Ribu dan Air Mineral, Warga Kuin Gowes Seorang Diri ke Haulan Guru Kapuh • Target Lima Besar, Kafilah Banjarbaru Siap Berlaga di Batola MTQN Kalsel ke-37 • Mencetak Lulusan Berdaya Saing Tinggi, Fakultas Ekonomi UNISKA Yudisium Mahasiswa Semester Ganjil 2025/2026 • Jelang Haul ke-5 Abah Guru Kapuh, Panitia Matangkan Pengamanan Lewat Tactical Wall Game • Deteksi Dini Jadi Fokus, Pemkab HSS Gelar Rapat Pencegahan Kanker Leher Rahim dan Payudara • HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Buka Coaching Clinic Menuju IGA 2026 • Jelang Haul Ke-5 Abah Guru Kapuh, Polres HSS Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Jemaah • Jelang Haul Abah Guru Kapuh, Pemkab HSS Salurkan 2.350 Porsi Konsumsi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Buka Coaching Clinic Menuju IGA 2026

HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Buka Coaching Clinic Menuju IGA 2026

📅 19 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 10 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, S.E., S.Sos., secara resmi membuka kegiatan Coaching Clinic Penguatan Inovasi Daerah dalam rangka persiapan penilaian Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Hulu Sungai Selatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas serta kesiapan inovasi daerah yang akan diikutsertakan dalam ajang IGA 2026.

Dalam kegiatan tersebut, hadir tim dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia sebagai narasumber sekaligus pendamping teknis. Tim memberikan penguatan serta melakukan desk review terhadap berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, menegaskan bahwa inovasi merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta tata kelola pemerintahan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap inovasi yang dikembangkan memiliki kualitas yang baik, didukung data yang lengkap, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Inovasi harus menjadi budaya kerja seluruh perangkat daerah,” ujarnya.

Kegiatan coaching clinic dilaksanakan melalui desk review terhadap kelengkapan dan kesesuaian data dukung inovasi. Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur pemerintahan, meliputi perangkat daerah, rumah sakit umum daerah (RSUD), bagian di Sekretariat Daerah, kecamatan, kelurahan, puskesmas, hingga pemerintah desa.

Kepala Bapperida Kabupaten Hulu Sungai Selatan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas inovasi sekaligus mempersiapkan dokumen pendukung yang menjadi komponen penting dalam penilaian IGA.

Melalui pendampingan dari BSKDN Kemendagri, setiap inovasi yang diusulkan diharapkan dapat memenuhi kriteria penilaian serta menunjukkan dampak signifikan terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Respon Keluhan Warga, Hj Ananda Sidak Pelayanan di Dinas Sosial Kota Banjarmasin

Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan optimistis berbagai inovasi yang telah dikembangkan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih dalam ajang Innovative Government Award pada tahun-tahun sebelumnya.

(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook