BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bupati HSS Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Potensi Pertanian untuk Program KSPEAN

Bupati HSS Dampingi Wamenko Pangan Tinjau Potensi Pertanian untuk Program KSPEAN

📅 17 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 17 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Hanif Faisol Nurofiq, dalam rangka identifikasi awal Program Prioritas Nasional Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN), Senin (15/6/2026).

Bupati Hulu Sungai Selatan, Syafrudin Noor, mendampingi langsung rombongan dalam peninjauan sejumlah lokasi pertanian yang dinilai memiliki potensi strategis untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

“Kabupaten Hulu Sungai Selatan memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Kami siap mendukung penuh program strategis nasional, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan,” ujar Syafrudin.

Kegiatan diawali dengan panen padi bersama di Desa Batang Kulur Tengah, Kecamatan Sungai Raya. Hamparan sawah yang memasuki masa panen tersebut mencerminkan kontribusi sektor pertanian HSS sebagai salah satu penyangga pangan di Kalimantan Selatan.

Selanjutnya, rombongan menggelar dialog bersama pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat setempat. Forum tersebut membahas peluang, tantangan, serta strategi pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Program KSPEAN membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani. Kami melihat HSS memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut,” ujarnya.

Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Tawia, Kecamatan Angkinang, untuk meninjau kawasan pengembangan hortikultura sekaligus melakukan panen cabai bersama. Lokasi tersebut dinilai memiliki potensi besar sebagai sektor unggulan hortikultura daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati HSS, H. Suriani, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor pertanian melalui berbagai program pendampingan petani serta pengembangan komoditas unggulan.

“Fokus kami adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penguatan kelembagaan dan akses teknologi pertanian,” katanya.

Baca Juga  Jaga Pasokan dan Harga, Pemkab HSS Ikut GPM Serentak Se-Indonesia

Kunjungan kerja ini menjadi langkah awal dalam proses identifikasi Kabupaten Hulu Sungai Selatan sebagai bagian dari Program KSPEAN. Pemerintah berharap pengembangan sektor pertanian di daerah ini dapat semakin optimal dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSS, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten HSS.

(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook