BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH • GOW HSS Tingkatkan Literasi Kebencanaan Organisasi Wanita untuk Perkuat Ketahanan Keluarga • KKN Internasional ULM Perkuat Pengabdian Masyarakat Lewat Program Kesehatan, Ziarah Kasih, dan Penghijauan di Malaysia • Pemkab HSS Perkuat Gerakan Antikorupsi dengan Libatkan Tokoh Masyarakat dan Influencer • KPK Tetapkan HSS Calon Daerah Percontohan Antikorupsi 2026 • KKN Internasional ULM Bekali Pelaku UMKM Adela Strategi Branding Digital dan Pemasaran Modern • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH

TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH

📅 23 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 21 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) rampung dengan capaian 100 persen. Hasil pelaksanaan program tersebut dilaporkan dalam kegiatan yang digelar di Pendopo Bupati HSS, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati HSS H. Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS H. Suriani, serta Panglima Kodam Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin.

Komandan Kodim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko selaku Dansatgas TMMD ke-128 menyampaikan, lokasi utama pelaksanaan program berada di Desa Pantai Ulin, Kecamatan Simpur.

Ia menjelaskan, sasaran utama TMMD meliputi peningkatan kualitas jalan melalui semenisasi sepanjang 1.000 meter. Selain itu, terdapat sejumlah sasaran tambahan, antara lain rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan MCK dan musala, pembangunan lapangan voli, serta pembuatan pos kamling.

“Seluruh sasaran fisik dan nonfisik TMMD ke-128 telah selesai 100 persen sesuai target yang ditetapkan,” ujar Ading dalam paparannya.

Bupati HSS Syafrudin Noor mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD. Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

“TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa,” kata Syafrudin.

Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah secara sendiri. Karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Syafrudin juga mengapresiasi keterlibatan langsung jajaran TNI bersama warga selama pelaksanaan TMMD.

“Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya membangun fasilitas umum, tetapi juga memperkuat kedisiplinan dan rasa persaudaraan,” ujarnya.

Menurutnya, semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook