BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
KKN Internasional ULM Bekali Pelaku UMKM Adela Strategi Branding Digital dan Pemasaran Modern • Bupati HSS Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Kalsel untuk Pelestarian Bahasa Daerah • Jemaah Haji HSS Mulai Jalani Umrah Sunnah di Tan’im, Diminta Jaga Stamina Jelang Armuzna • TP PKK HSS Gencarkan Gemarikan dan Perkuat Pokdakan untuk Dukung Generasi Sehat • Pemkab HSS Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pelatihan Budidaya Perikanan bagi Pokdakan • Kajari Baru HSS Normadi Elfajr Perkuat Sinergi dengan Pemkab Hulu Sungai Selatan • KOSTI HSS 2026–2030 Dikukuhkan, Siap Lestarikan Budaya dan Perkuat Solidaritas Komunitas • HSS Berangkatkan 133 Atlet ke POPDA 2026, Bupati Targetkan Prestasi Terbaik untuk Daerah • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bupati HSS Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Kalsel untuk Pelestarian Bahasa Daerah

Bupati HSS Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Kalsel untuk Pelestarian Bahasa Daerah

📅 19 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 18 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN — Bupati Syafrudin Noor menerima kunjungan silaturahmi Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan, Armiati Rasyid, beserta rombongan di ruang kerja Bupati Hulu Sungai Selatan, Senin (18/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan Balai Bahasa Kalsel dalam pengembangan bahasa, sastra, serta peningkatan literasi masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam kesempatan itu, Balai Bahasa Kalsel menyampaikan bahwa pada 2026 akan digelar Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat nasional. Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjadi salah satu daerah yang berkontribusi melalui keterlibatan pelajar dalam ajang tersebut.

Armiati Rasyid mengatakan, keikutsertaan peserta asal Hulu Sungai Selatan menjadi bukti nyata keberhasilan pelestarian bahasa daerah yang selama ini dijalankan pemerintah daerah bersama dunia pendidikan.

“Salah satu peserta yang akan tampil pada Festival Tunas Bahasa Ibu tingkat nasional berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Hal ini menunjukkan upaya pelestarian bahasa daerah di HSS berjalan dengan baik dan mendapat dukungan kuat dari pemerintah daerah maupun dunia pendidikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus menjaga keberlanjutan bahasa ibu di tengah perkembangan teknologi dan arus modernisasi.

“Pelestarian bahasa daerah harus terus diperkuat agar generasi muda tidak kehilangan identitas budaya di tengah kemajuan zaman,” kata Syafrudin Noor.

Ia menambahkan, bahasa daerah merupakan bagian penting dari identitas bangsa yang harus dijaga serta diwariskan kepada generasi muda sebagai kekayaan budaya daerah.

“Bahasa daerah adalah warisan budaya yang harus dirawat bersama. Pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program literasi dan pelestarian bahasa ibu,” tambahnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Ronaldy Prana Putra.

Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan bersama Balai Bahasa Kalsel sepakat memperkuat kolaborasi dalam peningkatan literasi, pengembangan sastra, dan pelestarian bahasa daerah di wilayah setempat.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook