BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Dorong Data Kemiskinan yang Akurat dan Program yang Berdampak Langsung

Wabup HSS Dorong Data Kemiskinan yang Akurat dan Program yang Berdampak Langsung

📅 07 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 07 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kemiskinan dan Risiko Pembangunan tingkat kabupaten di Pendopo Bupati HSS, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati HSS, H. Suriani, sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam menekan angka kemiskinan serta meminimalkan risiko pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam sambutannya, H. Suriani menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan salah satu prioritas utama pembangunan daerah. Hal itu, katanya, sejalan dengan trisula pembangunan, yakni pengurangan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan pembangunan.

“Kemiskinan bukan hanya persoalan angka, tetapi juga berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara terintegrasi, terarah, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar H. Suriani.

Ia menekankan pentingnya data kemiskinan yang akurat dan mutakhir agar setiap program pemerintah benar-benar tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Data yang valid menjadi dasar utama dalam menentukan kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan,” tegasnya.

Selain itu, Wakil Bupati meminta seluruh perangkat daerah memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa. Menurutnya, seluruh program pemerintah harus berorientasi pada kegiatan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, bukan sekadar memenuhi aspek administratif.

“Program yang dijalankan harus mampu mendorong pemberdayaan masyarakat agar lebih mandiri dan keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan menurunkan angka kemiskinan tidak hanya diukur dari capaian statistik, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Rakor tersebut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, Tim Pakar Pendampingan Evaluasi Pembangunan Daerah Kabupaten HSS, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab HSS, kepala bagian Setda HSS, para camat se-Kabupaten HSS, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN dan BUMD, pihak swasta, Ketua Baznas Kabupaten HSS, serta unsur organisasi dan profesi.

Baca Juga  Desa Balanti Terima Penghargaan STBM Award Tingkat Provinsi Kal-Sel

Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat, untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook