BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak

Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak

📅 30 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 30 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Produksi padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, total produksi tercatat mencapai sekitar 26 ribu ton gabah kering panen (GKP) dari luas panen lebih dari 5.500 hektare.

Capaian tersebut disampaikan Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, saat menghadiri syukuran panen dan tanam serentak di Kelompok Tani Simpang Sanga, Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman padi secara simbolis dan penyerahan bantuan benih kepada petani, serta terhubung secara daring dengan Kementerian Pertanian di Jakarta.

Syafrudin menekankan pentingnya pola tanam serentak guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

“Tanam serentak ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi. Apalagi dengan pengelolaan air yang semakin baik, sejumlah wilayah di HSS kini sudah bisa panen dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, terus memperkuat dukungan bagi sektor pertanian melalui penyediaan benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga perbaikan infrastruktur lahan.

“Kami ingin sektor pertanian semakin maju dan petani lebih sejahtera. Dukungan akan terus ditingkatkan, termasuk pemanfaatan teknologi seperti drone untuk pertanian,” katanya.

Selain itu, Pemkab HSS juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui pendidikan berbasis agribisnis. Salah satunya dengan memberikan kemudahan berupa pembebasan biaya pendidikan bagi warga HSS yang ingin melanjutkan studi di bidang pertanian.

Berdasarkan data Dinas Pertanian HSS, puncak panen diperkirakan terjadi pada Mei hingga Juni 2026.

Sementara itu, salah satu petani di Desa Kaliring mengaku terbantu dengan program pemerintah, khususnya bantuan benih dan kemudahan pengelolaan lahan.

“Sekarang pola tanam lebih teratur dan hasilnya meningkat. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Baca Juga  Percepatan Program TPID Jadi Fokus Sekda HSS dalam Rapat Koordinasi Internal

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS H. Suriani, serta jajaran pejabat daerah dan instansi terkait.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemkab HSS menargetkan kemandirian pangan daerah sekaligus peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook