BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Ratusan Dokter Anak Bahas Penanganan Bayi Prematur di Banjarmasin, Targetkan Penurunan Angka Kematian • Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak • Ketupat Kandangan Jemput Bola ke Loksado, Pengesahan Perkawinan Dipermudah dan Gratis • Ketua DPRD HSS Buka Pelatihan Jurnalistik Pelajar di SMAN 1 Angkinang • Komisi I DPRD HSS Soroti Mutu Layanan Kesehatan Peserta BPJS • RAT KPRI Syariah “Sewarga” 2025 Tekankan Transparansi dan Penguatan Kinerja • TMMD ke-128 HSS Percepat Pengecoran Jalan Pantai Ulin–Ulin dengan Excavator • Pengurus KORMI HSS 2026–2030 Dikukuhkan, Bupati Tekankan Penguatan Olahraga Masyarakat yang Inklusif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak

Produksi Padi HSS Tembus 26 Ribu Ton, Bupati Dorong Tanam Serentak

📅 30 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 3 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Produksi padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, total produksi tercatat mencapai sekitar 26 ribu ton gabah kering panen (GKP) dari luas panen lebih dari 5.500 hektare.

Capaian tersebut disampaikan Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, saat menghadiri syukuran panen dan tanam serentak di Kelompok Tani Simpang Sanga, Desa Kaliring, Kecamatan Padang Batung, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini juga dirangkai dengan penanaman padi secara simbolis dan penyerahan bantuan benih kepada petani, serta terhubung secara daring dengan Kementerian Pertanian di Jakarta.

Syafrudin menekankan pentingnya pola tanam serentak guna meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

“Tanam serentak ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi. Apalagi dengan pengelolaan air yang semakin baik, sejumlah wilayah di HSS kini sudah bisa panen dua kali dalam setahun,” ujarnya.

Pemerintah daerah, lanjut dia, terus memperkuat dukungan bagi sektor pertanian melalui penyediaan benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga perbaikan infrastruktur lahan.

“Kami ingin sektor pertanian semakin maju dan petani lebih sejahtera. Dukungan akan terus ditingkatkan, termasuk pemanfaatan teknologi seperti drone untuk pertanian,” katanya.

Selain itu, Pemkab HSS juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui pendidikan berbasis agribisnis. Salah satunya dengan memberikan kemudahan berupa pembebasan biaya pendidikan bagi warga HSS yang ingin melanjutkan studi di bidang pertanian.

Berdasarkan data Dinas Pertanian HSS, puncak panen diperkirakan terjadi pada Mei hingga Juni 2026.

Sementara itu, salah satu petani di Desa Kaliring mengaku terbantu dengan program pemerintah, khususnya bantuan benih dan kemudahan pengelolaan lahan.

“Sekarang pola tanam lebih teratur dan hasilnya meningkat. Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Wakil Bupati HSS H. Suriani, serta jajaran pejabat daerah dan instansi terkait.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemkab HSS menargetkan kemandirian pangan daerah sekaligus peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook