BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai Desa Kapuh, Kulkas dan Sepeda Jadi Hadiah Utama • Dekranasda HSS Raih Juara II Stand Terbaik Kalsel Expo 2026 • Semangat Kemerdekaan Menggema di Wasah Hulu, Sekda HSS Lepas Jalan Sehat HUT ke-81 RI • Semarak HKG PKK HSS, Kader Adu Kreativitas dan Keterampilan • Bupati HSS Hadiri Akad Nikah Putri Wabup Suriani, Doakan Jadi Keluarga Sakinah • Wabup HSS Tegaskan Tak Terima Hadiah di Resepsi Pernikahan Putri Bungsu • Jalan Sehat Meriahkan HUT ke-81 RI di Kandangan Barat • Polres HSS Gelar Salat Istisqa, Doakan Hujan Turun dan Negeri Diberi Keberkahan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Wabup HSS Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tekankan Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

Wabup HSS Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tekankan Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik

📅 27 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 27 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Suriani, memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 Tahun 2026 tingkat Kabupaten HSS, yang digelar di halaman Kantor Bupati HSS, Senin (27/4/2026).

Upacara tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah HSS H. Muhammad Noor, seluruh aparatur sipil negara (ASN), serta para ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) se-Kabupaten HSS.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang menegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Otonomi daerah merupakan instrumen strategis dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Mendagri dalam sambutan tertulisnya.

Peringatan Hari Otda tahun ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema tersebut mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Lebih lanjut, Mendagri menekankan sejumlah langkah strategis yang perlu menjadi perhatian pemerintah daerah, antara lain integrasi perencanaan dan penganggaran pusat dan daerah, reformasi birokrasi berbasis hasil yang didukung digitalisasi, serta penguatan kemandirian fiskal daerah.

“Kolaborasi antar daerah juga sangat penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan lintas wilayah, seperti pengelolaan lingkungan, transportasi, hingga pengembangan ekonomi,” lanjutnya.

Selain itu, pemerintah daerah didorong untuk terus meningkatkan pelayanan dasar kepada masyarakat, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, penyediaan air bersih, dan perlindungan sosial, sekaligus mengurangi kesenjangan antarwilayah.

Mendagri juga mengingatkan pentingnya penguatan stabilitas dan ketahanan daerah dalam menghadapi berbagai tantangan global, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, serta dinamika ekonomi.

Baca Juga  Enam Pelajar HSS Lolos ke Seleksi Paskibraka Kalsel, Bupati Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook