BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
HSS Satu-satunya Kabupaten Luar Jawa Raih Penghargaan Kinerja Tinggi Otda 2026 • Wabup HSS Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tekankan Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik • Wabup HSS Tinjau DPMPTSP dan MPP Kandangan, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Publik • Jelang Haul ke-1 KH Muhammad Aini, Bupati HSS Serahkan Bantuan di Desa Gumbil • Wabup HSS Hadiri Majelis Dzikir Al Ihya, Tekankan Penguatan Silaturahmi dan Nilai Spiritual • Bupati HSS Dorong Lulusan IAI Darul Ulum Berperan Aktif Bangun Daerah • IAI Darul Ulum Kandangan Wisuda 108 Sarjana, Total Lulusan Capai 3.338 Orang • Perempuan PGRI HSS Tampil Memukau dalam Lomba Kebaya Kartini • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Perempuan PGRI HSS Tampil Memukau dalam Lomba Kebaya Kartini

Perempuan PGRI HSS Tampil Memukau dalam Lomba Kebaya Kartini

📅 26 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 1 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Organisasi Perempuan PGRI menggelar lomba fashion show kebaya dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Guru Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jalan Teratai, Hamalau, Kandangan.

Mengusung tema “Semangat Kartini – Inspirasi Perempuan PGRI untuk Pendidikan yang Lebih Maju”, kegiatan ini diikuti 25 peserta dari 13 cabang Organisasi Perempuan PGRI se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Para peserta yang merupakan guru dari berbagai jenjang pendidikan tampil anggun mengenakan kebaya dengan beragam desain. Penampilan mereka tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga menunjukkan kreativitas serta kepercayaan diri perempuan di dunia pendidikan.

Ketua Organisasi Perempuan PGRI Hulu Sungai Selatan, Erliani Hartati, mengatakan kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat emansipasi perempuan sekaligus mempererat kebersamaan antaranggota.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat emansipasi perempuan sesuai nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dan kreativitas perempuan, khususnya para guru,” ujarnya.

Sementara itu, Bunda Guru Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hajjah Mustaidah Syafruddin Noor, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang unjuk penampilan, melainkan juga bentuk pelestarian budaya.

“Lomba ini bukan hanya ajang penampilan, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap warisan budaya bangsa. Guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga harus menjadi teladan dalam melestarikan budaya,” katanya.

Mustaidah yang juga bertindak sebagai dewan juri bersama Ketua GOW Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Hajjah Misnawati Suriani, menilai seluruh peserta tampil maksimal dan memukau layaknya model profesional.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, serta jajaran pengurus PGRI setempat.

Melalui momentum peringatan Hari Kartini, semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini diharapkan terus menginspirasi perempuan, khususnya para pendidik, untuk berperan aktif dalam memajukan pendidikan sekaligus menjaga identitas budaya bangsa.

(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook