BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
HSS Satu-satunya Kabupaten Luar Jawa Raih Penghargaan Kinerja Tinggi Otda 2026 • Wabup HSS Pimpin Upacara Hari Otonomi Daerah 2026, Tekankan Percepatan Pembangunan dan Pelayanan Publik • Wabup HSS Tinjau DPMPTSP dan MPP Kandangan, Tekankan Peningkatan Kualitas Layanan Publik • Jelang Haul ke-1 KH Muhammad Aini, Bupati HSS Serahkan Bantuan di Desa Gumbil • Wabup HSS Hadiri Majelis Dzikir Al Ihya, Tekankan Penguatan Silaturahmi dan Nilai Spiritual • Bupati HSS Dorong Lulusan IAI Darul Ulum Berperan Aktif Bangun Daerah • IAI Darul Ulum Kandangan Wisuda 108 Sarjana, Total Lulusan Capai 3.338 Orang • Perempuan PGRI HSS Tampil Memukau dalam Lomba Kebaya Kartini • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Jelang Haul ke-1 KH Muhammad Aini, Bupati HSS Serahkan Bantuan di Desa Gumbil

Jelang Haul ke-1 KH Muhammad Aini, Bupati HSS Serahkan Bantuan di Desa Gumbil

📅 26 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 1 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Menjelang peringatan haul ke-1 KH Muhammad Aini, Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syafruddin Noor melakukan ziarah ke makam ulama tersebut di Desa Gumbil, Kecamatan Telaga Langsat, Jumat (24/4/2026).

Ziarah yang dilaksanakan usai Salat Jumat itu menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan keteladanan almarhum dalam membina umat serta kontribusinya bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan juga menyalurkan bantuan berupa 1.150 porsi makanan dan minuman untuk mendukung pelaksanaan haul yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 April 2026, di Desa Gumbil.

Bupati Syafruddin Noor mengatakan, kegiatan ziarah tidak hanya sebagai bentuk penghormatan kepada ulama, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

“Ziarah ini menjadi momentum untuk mengenang jasa para ulama sekaligus meneladani nilai-nilai yang telah diwariskan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah akan terus mendukung pelestarian nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal sebagai landasan pembangunan yang berorientasi pada iman dan takwa,” katanya.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan serta memperkuat kehidupan sosial yang harmonis.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook