BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Paparkan Strategi Pembiayaan Kreatif pada Forum Nasional 2026

Pemkab HSS Paparkan Strategi Pembiayaan Kreatif pada Forum Nasional 2026

📅 18 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 18 Apr 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) menampilkan berbagai strategi pembiayaan kreatif dalam kegiatan Penyampaian Paparan Creative Financing Tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jumat (17/4/2026), secara virtual.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses penilaian sekaligus pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai berprestasi dalam menerapkan konsep entrepreneur government melalui skema pembiayaan kreatif.

Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor, didampingi Wakil Bupati H. Suriani, menyampaikan berbagai inovasi dan strategi yang telah serta akan dijalankan untuk mengoptimalkan pembiayaan pembangunan daerah.

“Kami terus mendorong inovasi dalam pembiayaan pembangunan agar tidak hanya bergantung pada sumber konvensional, tetapi juga memanfaatkan berbagai potensi daerah secara kreatif dan berkelanjutan,” ujar Syafrudin Noor.

Materi yang dipaparkan meliputi inovasi pajak dan retribusi daerah, pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD), pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), serta pemanfaatan sistem digital dalam tata kelola keuangan.

Wakil Bupati HSS, H. Suriani, menegaskan penguatan sistem digital menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan efektivitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Digitalisasi menjadi bagian penting untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan lebih efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Selain menjadi ajang penilaian, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi serta berbagi praktik terbaik antar pemerintah daerah dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang inovatif dan berkelanjutan.

Turut mendampingi Bupati dan Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut para asisten, inspektur, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, Direktur RSUD Hasan Baseri, Direktur RS Daha Sejahtera, serta pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Baca Juga  Gubernur Kalsel Muhidin Klarifikasi Isu Dana Mengendap Rp5,1 Triliun: Bukan Milik Pemkot Banjarbaru

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook