BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Rasyid Asal Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Madihin Kreatif se-Kalsel di HSS

Rasyid Asal Kabupaten Banjar Raih Juara Lomba Madihin Kreatif se-Kalsel di HSS

📅 19 Mar 2026 ✍️ banjartv 🕐 19 Mar 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Lomba Madihin Kreatif tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Basket Amandit Utama, Kandangan, dalam rangka Festival Kemilau Ramadan.

Lomba tersebut terselenggara atas kerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah Kabupaten HSS dan Posko La Bastari Kandangan, sebagai upaya melestarikan seni budaya khas Banjar, yakni madihin.

Madihin merupakan seni tutur tradisional yang memadukan pantun dengan iringan tabuhan tarbang. Selain menghibur, pertunjukan ini juga sarat dengan pesan dakwah, nilai moral, dan ajaran keislaman.

Pada tahun ini, festival mengusung tema “Membumikan Syiar Lewat Seni, Mempererat Ukhuwah dengan Tradisi Madihin.”

Sebanyak 12 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan turut ambil bagian, di antaranya dari Banjarmasin, Martapura, Tanah Laut, Barabai, Amuntai, serta tuan rumah Hulu Sungai Selatan. Para peserta menampilkan kreativitas melalui gaya khas masing-masing dengan memadukan humor, pantun, dan irama tradisional, bahkan sebagian mengombinasikannya dengan alat musik modern.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten HSS, Ronaldi Prana Putra, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga eksistensi seni tradisional di tengah perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin melestarikan sekaligus mengembangkan seni madihin agar tetap diminati generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, madihin tidak hanya harus bertahan, tetapi juga berkembang dan semakin dikenal luas oleh masyarakat.

“Harapannya, madihin dapat terus hidup dan menjadi kebanggaan daerah, sekaligus menjadi media penyampaian pesan-pesan positif kepada masyarakat,” tambahnya.

Dalam perlombaan tersebut, dewan juri yang terdiri dari Muhammad Budi Zakia Sani dan Syahril melakukan penilaian berdasarkan sejumlah kriteria, meliputi isi materi, kesesuaian tema, keindahan pantun, teknik vokal, pukulan kendang, etika penampilan, serta kreativitas.

Baca Juga  Bobol Toko Ponsel di Kandangan, Pemuda HSS Gasak 69 HP Senilai Rp503 Juta, Ditangkap di Samarinda

Berdasarkan hasil penilaian, Jaini Rasyid dari Kabupaten Banjar berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Aditya Agustian dari Kabupaten Tanah Laut, sedangkan juara ketiga diraih Na’im dari Hulu Sungai Selatan.

Sementara itu, salah satu peserta asal Banjarmasin, Herlina, mengaku antusias sekaligus gugup mengikuti lomba tersebut karena merupakan pengalaman pertamanya tampil di HSS.

“Senang sekaligus grogi, karena ini pertama kali saya ikut lomba di sini, apalagi peserta lainnya sudah berpengalaman,” ungkapnya.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antar-seniman sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di Kalimantan Selatan.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook