Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor kembali menggelar pengajian rutin bulanan di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Selasa (17/2/2026). Kegiatan yang bertepatan dengan 28 Sya’ban 1447 H ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program keagamaan Pemerintah Kabupaten HSS.
Istri Bupati HSS, H. Syafrudin Noor tersebut mengangkat tema “Ramadhan Bulan Penuh Rahmat dan Ampunan untuk Memperkuat Iman dan Kesabaran Menuju Pribadi Terpuji”. Pengajian ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai upaya memperkuat karakter religius masyarakat di Bumi Rakat Mufakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan syair habsy oleh Majelis Al Mahabbah pimpinan Ustadzah Walidah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Qari’ah Ustazah Ladina Aulia. Tausiyah agama kemudian disampaikan oleh Ustadzah Rahmah Fitriah.

Staf Ahli PKK Kabupaten HSS, Dr. Yuniati, SH, MH.MKn, menyebut kegiatan tersebut merupakan inisiasi langsung Hj. Mustaidah Syafrudin Noor sebagai bentuk dukungan terhadap kepemimpinan Bupati, khususnya dalam penguatan bidang keagamaan.


“Kegiatan ini menjadi wadah memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus mendukung visi daerah yang agamis dan berakhlak mulia,” ujar Yuniati.
Dalam sambutannya, Hj. Mustaidah Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta yang terdiri dari jajaran TP PKK Kabupaten HSS, para syarifah, Majelis Laskar Alawiyyin, serta tamu undangan lainnya.
“Pengajian ini bukan hanya sarana menimba ilmu, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan memperkokoh keimanan kita menjelang bulan suci Ramadhan,” katanya.

Sementara itu, Ustadzah Rahmah Fitriah dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya menyambut Ramadhan dengan persiapan iman dan kesabaran.
“Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan. Ini momentum bagi kita untuk memperbanyak amal ibadah, memperkuat kesabaran, dan meningkatkan kualitas diri,” tuturnya.


Ia juga menjelaskan bahwa ibadah puasa telah ada sejak zaman Nabi Adam AS dan memiliki keutamaan besar, baik dari sisi spiritual maupun kesehatan, apabila dijalankan dengan penuh keikhlasan serta sesuai tuntunan syariat.
Melalui pengajian rutin ini, peran perempuan dalam dakwah dan pembinaan karakter keluarga dinilai semakin nyata. Keterlibatan aktif ibu-ibu majelis dan pengurus PKK menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten HSS yang religius dan berakhlak mulia.
*(UCK/Banjartv.com)










