BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam, Ketua TP PKK HSS Tekankan Inovasi Program • Tim Takraw Putra dan Putri HSS Raih Emas di POPDA Kalsel 2026 • KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Eksplor Sungai dan Kalang Hadangan, Wabup HSS Resmikan Kelotok Wisata BUMDESMA

Eksplor Sungai dan Kalang Hadangan, Wabup HSS Resmikan Kelotok Wisata BUMDESMA

📅 17 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 17 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Nagara – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mendorong penguatan ekonomi desa melalui sektor pariwisata berbasis potensi lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan peresmian Kelotok Pariwisata BUMDESMA “Jujur Melangkah” LKD di Kecamatan Daha Utara, Senin (16/2/2026).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wakil Bupati HSS, H. Suriani, S.Sos., M.AP, di Pelabuhan Masjid Besar Jami Iberahim, Desa Sungai Mandala. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua DPRD HSS, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas PMD P3A, Camat Daha Utara dan Daha Selatan, serta 19 kepala desa se-Kecamatan Daha Utara.

Program kelotok wisata tersebut merupakan hasil kolaborasi Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Daha Utara melalui Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDESMA). Kehadirannya diharapkan menjadi penggerak baru sektor pariwisata sungai di wilayah Daha.

Dalam sambutannya, Wabup HSS menyampaikan bahwa kelotok wisata ini menjadi sarana bagi wisatawan untuk menikmati susur sungai sekaligus menyaksikan keunikan wisata kerbau rawa atau kalang hadangan yang menjadi ikon khas Daha Utara.

“Ini adalah langkah nyata pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Kita ingin potensi lokal menjadi sumber kesejahteraan bersama,” ujar Suriani.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan yang profesional agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

“Pengelolaan harus dilakukan secara profesional dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan pengunjung, sehingga wisata ini benar-benar memberikan manfaat jangka panjang,” tambahnya.

Usai peresmian, Wabup HSS bersama jajaran dan para undangan menjajal langsung kelotok wisata dengan menyusuri sungai di kawasan Daha Utara. Rombongan juga menyaksikan secara langsung kawasan wisata kerbau rawa yang menjadi daya tarik utama.

Suriani mengapresiasi kekompakan pemerintah kecamatan dan seluruh kepala desa dalam mengembangkan BUMDESMA, Ia menyebutkan, kelotok wisata ini merupakan pengembangan kedua setelah sebelumnya BUMDESMA menghadirkan bus untuk mendukung kegiatan wisata dan operasional lainnya.

Baca Juga  OJK Kalsel Sebut Sektor Jasa Keuangan di Kalsel Stabil di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Dengan hadirnya kelotok wisata tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan, serta memperkuat identitas Daha Utara sebagai destinasi wisata sungai dan budaya di Kalimantan Selatan.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook