BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Inovasi QR Wisata Loksado Antar Mahasiswi HSS Juara Nasional

Inovasi QR Wisata Loksado Antar Mahasiswi HSS Juara Nasional

📅 17 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 17 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Yogyakarta – Mahasiswi asal Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Chyntia Bella, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik STIA Amuntai, meraih penghargaan pada Lomba Inovasi Essay Tingkat Nasional yang digelar di Universitas Janabadra, Jumat (14/2/2026).

Dalam ajang tersebut, tim STIA Amuntai berhasil meraih penghargaan Best Presentation Public Speaking serta Juara II Silver Medal kategori Pariwisata dan Budaya. Kompetisi ini diikuti sekitar 2.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Chyntia Bella, yang akrab disapa Aluh Bella, mengikuti lomba bersama Rahmawati Darma selaku ketua tim. Keduanya mengusung karya berjudul “RB EXPRODUTOUR: Inovasi Program Edukasi Menjelajah Wisata Melalui Barcode QR dan MLR untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Era Globalisasi 5.0” dengan studi kasus di Kecamatan Loksado, HSS.

Gagasan tersebut menawarkan inovasi berupa website edukatif yang dapat diakses melalui barcode QR. Platform ini memuat informasi destinasi wisata, lokasi, agenda kegiatan, berita pariwisata, hingga peringatan cuaca. Inovasi ini dirancang untuk memberikan edukasi kepada wisatawan sekaligus mendorong kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.

Chyntia Bella mengaku bersyukur atas capaian yang diraih bersama timnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan kampus dan kerja sama tim yang solid.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur bisa membawa nama STIA Amuntai dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan di tingkat nasional. Ini bukan hanya tentang juara, tetapi bagaimana gagasan kami bisa memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pariwisata daerah, khususnya di Loksado,” ujar Chyntia.

Ia berharap inovasi yang dirancang dapat diimplementasikan dan menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata berbasis teknologi dan berkelanjutan.

“Harapan kami, konsep ini tidak berhenti di lomba saja, tetapi bisa ditindaklanjuti dan benar-benar dimanfaatkan untuk kemajuan pariwisata daerah,” tambahnya.

Baca Juga  Bappedalitbang Banjar Gelar Rapat Evaluasi Pembangunan Daerah TA 2025, Soroti Capaian dan Kendala SKPD

Pihak kampus pun memberikan dukungan penuh atas partisipasi mahasiswa dalam ajang nasional tersebut sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook