BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam, Ketua TP PKK HSS Tekankan Inovasi Program • Tim Takraw Putra dan Putri HSS Raih Emas di POPDA Kalsel 2026 • KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bupati HSS Tegaskan Pentingnya Sinergi Ulama dan Pemerintah di Musda XI MUI Kalsel

Bupati HSS Tegaskan Pentingnya Sinergi Ulama dan Pemerintah di Musda XI MUI Kalsel

📅 14 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 14 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Musyawarah Daerah (Musda) XI Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan resmi dibuka di Pendopo Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (13/2/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, yang hadir mewakili Gubernur Kalsel.

Musda yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Ulama untuk Mewujudkan Kemakmuran Banua dan Kesejahteraan Masyarakat” itu turut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan Syafrudin Noor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan MUI Pusat, serta pengurus MUI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Syafrudin Noor menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan peran organisasi ke depan.

“Musda bukan hanya kegiatan organisasi, tetapi ruang strategis untuk merumuskan langkah dan kontribusi MUI dalam menjawab tantangan zaman yang terus berkembang,” ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas peran MUI selama ini dalam membimbing umat dan menjaga harmoni kehidupan beragama di daerah. Menurutnya, tantangan masyarakat kian kompleks, mulai dari persoalan sosial dan ekonomi hingga derasnya arus informasi di era digital.

“Peran ulama sangat dibutuhkan untuk menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat persatuan umat,” katanya.

Syafrudin Noor juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten HSS untuk terus memperkuat sinergi dengan MUI, terutama dalam pembinaan keagamaan, pendidikan karakter, serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Sementara itu, Muhammad Syarifuddin menyampaikan bahwa hubungan harmonis antara ulama dan pemerintah selama ini telah memberikan kontribusi nyata terhadap stabilitas dan pembangunan daerah.

“Sinergi ulama dan umara harus terus dijaga dan diperkuat demi kemaslahatan masyarakat,” ucapnya,
Ia berharap Musda XI MUI Kalsel dapat menghasilkan kepengurusan yang solid dan mampu meningkatkan peran organisasi dalam menjaga persatuan serta keharmonisan umat di Banua.

Baca Juga  Wabup HSS Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya H. Abdussalam bin Abdul Aziz

Musda XI MUI Kalsel dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, 13–15 Februari 2026, dengan agenda evaluasi program kerja serta pemilihan kepengurusan baru untuk masa bakti berikutnya.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook