BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Lomba Motif Sasirangan 2026 HSS Dorong Lahirnya Karya Berbasis Identitas Daerah • Ketua TP PKK HSS Dorong Finalis Putra Putri Pariwisata Jadi Duta Promosi Daerah • Bupati HSS Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga September 2026 • Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal • Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-166 Datu Taniran, Bupati HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan • Bupati HSS: Duta Pepelingasih Harus Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan • Wabup HSS Lantik 13 Kepala Puskesmas, Tekankan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Inovatif • BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Musrenbang Dapil II HSS di Angkinang Bahas Prioritas Pembangunan 2027

Musrenbang Dapil II HSS di Angkinang Bahas Prioritas Pembangunan 2027

📅 20 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 20 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kembali menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan untuk perencanaan tahun 2027. Kali ini, Musrenbang dilaksanakan untuk wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Angkinang, Telaga Langsat, Padang Batung, dan Loksado.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Angkinang, Selasa (20/1/2026). Musrenbang tersebut dihadiri Wakil Bupati HSS, H. Suriani, anggota DPRD Kabupaten HSS dari Dapil II, jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat se-Dapil II, kepala desa, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Camat Angkinang, Sabilarrasyad, yang mewakili para camat di wilayah Dapil II, mengatakan Musrenbang kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat melalui pendekatan dari bawah ke atas (bottom-up), sehingga perencanaan pembangunan dapat berjalan seimbang dan tepat sasaran.

“Musrenbang kecamatan merupakan tindak lanjut dari Musrenbang tingkat desa yang telah dilaksanakan sebelumnya. Kegiatan ini melibatkan kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan pembangunan di wilayah kecamatan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil Musrenbang tingkat desa di wilayah Dapil II, tercatat sebanyak 491 usulan dari 50 desa. Selanjutnya, usulan tersebut diseleksi dan dirumuskan menjadi 153 usulan prioritas yang akan diajukan pada perencanaan anggaran tahun 2027, sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati HSS, H. Suriani, dalam sambutannya menegaskan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus selaras dengan Asta Cita, prioritas pembangunan daerah, serta Program Strategis Nasional.

“Program Strategis Nasional yang menjadi perhatian bersama antara lain penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, layanan kesehatan, pemerataan akses pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi. Usulan yang dibahas harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Aksi Unjuk Rasa Dibatalkan, BABAK Kalsel Tetap Tekankan Evaluasi Kinerja Dinsos Banjar

Wabup Suriani juga mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk benar-benar memprioritaskan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, diperlukan komitmen bersama dalam menentukan usulan yang paling mendesak dan berdampak luas.

“Setiap usulan harus disampaikan secara jelas, terukur, dan berorientasi pada hasil. Dengan begitu, pembangunan di wilayah Dapil II dapat berjalan lebih terarah, merata, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
*(UCK/BANJARTV)

Bagikan: WhatsApp Facebook