BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
KPID Kalsel Perkuat Literasi Media bagi Siswa SMAN 2 Banjarmasin

KPID Kalsel Perkuat Literasi Media bagi Siswa SMAN 2 Banjarmasin

📅 21 Nov 2025 ✍️ banjartv 🕐 21 Nov 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan terus memperkuat literasi media di kalangan generasi muda. Melalui program Literasi Media Goes to Public, KPID Kalsel menyelenggarakan edukasi langsung kepada siswa SMAN 2 Banjarmasin pada Jumat (21/11/2025).

Ketua KPID Kalsel, Muhammad Leoni Hermawan, hadir bersama dua komisioner lainnya, yaitu Agus Suprapto selaku Koordinator Pengawasan Isi Siaran dan Nanik Hayati selaku Koordinator Bidang Kelembagaan. Dalam kegiatan tersebut, para komisioner memberikan pemahaman terkait pentingnya memilih tayangan yang berkualitas, memahami regulasi penyiaran, hingga meningkatkan peran aktif masyarakat dalam mengawasi ruang informasi di era digital.

Leoni menegaskan bahwa kegiatan literasi merupakan wujud komitmen KPID dalam menjaga kualitas siaran di media.

“Kegiatan hari ini merupakan lanjutan dari program literasi media goes to public. Ini adalah komitmen kami agar masyarakat, khususnya pelajar, memahami konten yang sehat, narasi yang baik, serta bijak bermedia sosial. Kami berharap peserta menjadi lebih selektif dalam memilih dan menyebarkan konten, serta mampu menentukan tayangan yang layak di televisi maupun radio,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam pengawasan isi siaran.

“Mereka adalah calon penerus bangsa. Kami berharap mereka dapat menjadi duta literasi media dan berpartisipasi aktif mengawasi tayangan di media konvensional maupun digital. Dengan begitu, mereka mampu melakukan sensor mandiri dan bijak berselancar di media sosial,” tambahnya.

Kolaborasi dengan Densus 88

Dalam kesempatan yang sama, KPID Kalsel juga menggandeng Densus 88. Hadir Duta Deradikalisasi, Takhlis, yang memberikan edukasi mengenai ancaman penyebaran paham radikalisme melalui media sosial. Ia mengingatkan para siswa agar lebih berhati-hati dalam menggunakan platform digital, mengingat konten radikal kini kerap menyusup melalui game online, TikTok, Telegram, dan platform lainnya.

Baca Juga  OJK Kalsel Sebut Sektor Jasa Keuangan di Kalsel Stabil di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

Sekolah Apresiasi

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMAN 2 Banjarmasin, Yudo Sasongko, mengapresiasi kegiatan literasi media tersebut.

“Informasi yang disampaikan sangat bermanfaat. Anak-anak jadi paham konten yang pantas dibagikan dan mana yang tidak. Mereka harus mampu memilah dan memilih konten yang baik dan layak,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan, mengingat para siswa semakin aktif dalam menggunakan media digital.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan, karena anak-anak kita sangat dekat dengan dunia digital,” tutupnya.

*(Eko/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook