BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • BPBD Banjar Aktifkan Tiga Posko Siaga Karhutla dan Kekeringan, Distribusikan 400 Ribu Liter Air Bersih • DPRD dan Pemkab HSS Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025 • Bunda PAUD HSS Pastikan MPLS Berjalan Ceria dan Ramah Anak di TK Negeri 1 Kandangan • Cegah Kesepian dan Demensia, Sekolah Lansia Alam Aisyiyah Banua Anyar Resmi Buka Angkatan V • Wabup HSS Minta Rehabilitasi SDN Tumbukan Banyu Dipercepat, Siswa Masih Belajar Bergantian • Samosir Siap Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur hingga Anak Putus Sekolah • Tanam Padi Bersama Kementan, HSS Percepat Modernisasi Pertanian dan Penguatan Ketahanan Pangan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Gubernur Muhidin Minta Bank Kalsel Evaluasi Total Usai Kesalahan Penginputan Data

Gubernur Muhidin Minta Bank Kalsel Evaluasi Total Usai Kesalahan Penginputan Data

📅 29 Oct 2025 ✍️ banjartv 🕐 29 Oct 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarbaru — Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyoroti kesalahan penginputan data yang terjadi di internal Bank Kalsel. Insiden tersebut sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, bahkan menjadi perbincangan hingga tingkat nasional.

Gubernur Muhidin menegaskan, kesalahan tersebut murni terjadi di internal Bank Kalsel, dan bukan akibat campur tangan pihak luar. Ia meminta jajaran direksi bank milik daerah itu untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab atas kekeliruan tersebut.

“Kesalahan ini sudah menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, termasuk terhadap Pemerintah Provinsi Kalsel. Karena itu, saya minta agar manajemen Bank Kalsel segera melakukan evaluasi total dan memberikan sanksi kepada pihak yang lalai,” tegas Gubernur Muhidin, Rabu (29/10/2025).

Kesalahan penginputan data ini menjadi perhatian publik lantaran dianggap mencerminkan lemahnya sistem pengawasan di lembaga keuangan daerah tersebut. Di berbagai platform media sosial, masyarakat turut menyuarakan kekecewaan dan mendesak agar ada langkah nyata dari manajemen Bank Kalsel.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Operasional Bank Kalsel, Abdurahim Fiqry, menyatakan bahwa pihaknya segera melakukan peninjauan internal secara menyeluruh untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami akan segera melakukan peninjauan internal. Bahkan tanpa adanya kejadian ini pun, Bank Kalsel terus melakukan pembenahan dan berupaya memperbaiki sistem yang ada,” ungkap Abdurahim Fiqry.

Ia menambahkan, Bank Kalsel berkomitmen memperkuat sistem pengawasan dan pelaporan internal, termasuk memperbaiki prosedur kerja dan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia.

“Kami berkomitmen memperkuat sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Ini menjadi pembelajaran penting bagi kami untuk terus berbenah,” tambahnya.

Meski pihak Bank Kalsel telah menyatakan akan melakukan perbaikan, masyarakat berharap agar evaluasi yang dilakukan tidak sekadar formalitas, melainkan benar-benar mampu meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap bank milik daerah tersebut. *(muhail/banjartv)

Baca Juga  Izinkan siswa Gelar Perpisahan di THM , Komisi IV DPRD Kalsel Minta Kepala SMAN 1 Sungai Tabuk di Pecat
Bagikan: WhatsApp Facebook