BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Berbekal Rp50 Ribu dan Air Mineral, Warga Kuin Gowes Seorang Diri ke Haulan Guru Kapuh • Target Lima Besar, Kafilah Banjarbaru Siap Berlaga di Batola MTQN Kalsel ke-37 • Mencetak Lulusan Berdaya Saing Tinggi, Fakultas Ekonomi UNISKA Yudisium Mahasiswa Semester Ganjil 2025/2026 • Jelang Haul ke-5 Abah Guru Kapuh, Panitia Matangkan Pengamanan Lewat Tactical Wall Game • Deteksi Dini Jadi Fokus, Pemkab HSS Gelar Rapat Pencegahan Kanker Leher Rahim dan Payudara • HSS Perkuat Inovasi Daerah, Bupati Syafrudin Noor Buka Coaching Clinic Menuju IGA 2026 • Jelang Haul Ke-5 Abah Guru Kapuh, Polres HSS Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Jemaah • Jelang Haul Abah Guru Kapuh, Pemkab HSS Salurkan 2.350 Porsi Konsumsi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjarmasin Gelar Madrasah Mubalighat, Cetak Kader Dakwah Perempuan

Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Banjarmasin Gelar Madrasah Mubalighat, Cetak Kader Dakwah Perempuan

📅 22 Sep 2025 ✍️ banjartv 🕐 22 Sep 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Pimpinan Daerah (PDA) Aisyiyah Kota Banjarmasin menggelar Madrasah Mubalighat Aisyiyah, sebuah program pelatihan dan pembinaan kader perempuan agar memiliki keterampilan berdakwah yang mumpuni. Kegiatan ini berlangsung di Aula Panti Asuhan Himah Zam-Zam, kawasan Sultan Adam, Sabtu (20/9/2025).

Ketua PDA Aisyiyah Kota Banjarmasin, Sumiatun, menjelaskan bahwa Madrasah Mubalighat merupakan program strategis organisasi untuk mencetak kader mubalighat yang berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman. “Kegiatan hari ini adalah bagian dari program Madrasah Mubalighat yang berada di bawah Majelis Tabligh dan Ketarjihan. Harapan kami, ibu-ibu Aisyiyah mendapat bekal keterampilan berbicara yang bermanfaat, baik dalam dakwah maupun kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Menurutnya, kemampuan berbicara bukan hanya dibutuhkan di panggung dakwah, tetapi juga penting dalam keluarga dan lingkungan sekitar. “Di rumah, seorang ibu adalah pendidik utama bagi anak-anaknya. Sementara di masyarakat, para kader Aisyiyah juga aktif melaksanakan dakwah mingguan di tingkat cabang,” tambah Sumiatun.

Peserta kegiatan berasal dari pimpinan daerah serta utusan pimpinan cabang Aisyiyah se-Banjarmasin. “Setiap cabang mengirimkan empat orang peserta. Di Banjarmasin ada 13 cabang, jadi sekitar 52 peserta ikut dalam pelatihan ini. Harapannya, mereka bisa tampil percaya diri menyampaikan dakwah dan memberi kontribusi nyata di masyarakat,” jelasnya.

Madrasah Mubalighat Aisyiyah menjadi upaya PDA Aisyiyah Kota Banjarmasin untuk memperkuat peran perempuan dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar, sekaligus menegakkan ajaran Islam secara kaffah di tengah kehidupan keluarga maupun masyarakat.

(Eko/Banjartv)

Baca Juga  Wujudkan Visi Misi, SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin Sosialisasikan Program Tahun Pelajaran 2025/2026
Bagikan: WhatsApp Facebook