BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Maulid Nabi, TP PKK HSS Tekankan Penguatan Peran Keluarga dan Pendidikan Anak • Pemkab HSS Perkuat Cadangan Pangan, Antisipasi Krisis dan Stabilitas Harga • Polres HSS Ungkap Lima Kasus Narkoba, Tujuh Tersangka Diamankan • SMPN 2 Banjarmasin Dicanangkan Jadi Sekolah Siaga Kependudukan, Edukasi Terintegrasi Tanpa Tambah Kurikulum • Majelis Ta’lim dan Dzikir Al-Jannah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW • Maulid Nabi di SDN Batang Kulur Tengah, Ustaz Amrul Mu’min Ajak Murid Teladani Sunnah Rasul • Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan • Kemarau Melanda HSS, Bupati dan Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dishut Kalsel Bahas Pengembangan Tahura Sultan Adam, Tekankan Pelestarian Alam

Dishut Kalsel Bahas Pengembangan Tahura Sultan Adam, Tekankan Pelestarian Alam

📅 02 Sep 2025 ✍️ banjartv 🕐 02 Sep 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarbaru – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat pembahasan pengembangan sarana dan prasarana di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, khususnya di Bukit Batu dan Mandiangin. Senin, (1/9/ 2025). Kegiatan berlangsung di Aula Rimbawan I, Kantor Dishut Kalsel, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, S.Hut., MP.

Dalam arahannya, Fathimatuzzahra menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan harus tetap menjaga keaslian dan kealamian kawasan Tahura. Ia menekankan bahwa keindahan alam serta nilai ekologi Tahura merupakan daya tarik utama yang harus dipertahankan.

“Pengembangan infrastruktur harus berpadu secara harmonis dengan kondisi lingkungan. Jangan sampai mengganggu keseimbangan alam yang sudah ada,” ujarnya.

Rapat tersebut juga menitikberatkan pada konsep pembangunan berkelanjutan. Dishut Kalsel mendorong agar fasilitas yang akan dibangun tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga memperkuat fungsi konservasi dan edukasi lingkungan.

Penataan jalur wisata, fasilitas umum, serta area pendukung lainnya direncanakan tetap berbasis ramah lingkungan. Dishut Kalsel berharap pengembangan ini mampu memberi dampak positif terhadap pelestarian hutan, keberlanjutan ekosistem, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Tahura.

Melalui diskusi tersebut, diharapkan tercipta kesepahaman lintas pihak dalam mendukung pengembangan Tahura Sultan Adam sebagai destinasi unggulan Kalimantan Selatan yang mengedepankan pelestarian alam sekaligus memberikan pengalaman wisata edukatif kepada masyarakat. *(Dhani/Banjartv)

Baca Juga  Ratusan Hewan Qurban dibagikan Ketua DPW Partai Nasdem Kalsel ke semua DPD Kabupaten /Kota
Bagikan: WhatsApp Facebook