BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dishut Kalsel Bahas Pengembangan Tahura Sultan Adam, Tekankan Pelestarian Alam

Dishut Kalsel Bahas Pengembangan Tahura Sultan Adam, Tekankan Pelestarian Alam

📅 02 Sep 2025 ✍️ banjartv 🕐 02 Sep 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarbaru – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat pembahasan pengembangan sarana dan prasarana di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, khususnya di Bukit Batu dan Mandiangin. Senin, (1/9/ 2025). Kegiatan berlangsung di Aula Rimbawan I, Kantor Dishut Kalsel, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra, S.Hut., MP.

Dalam arahannya, Fathimatuzzahra menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan harus tetap menjaga keaslian dan kealamian kawasan Tahura. Ia menekankan bahwa keindahan alam serta nilai ekologi Tahura merupakan daya tarik utama yang harus dipertahankan.

“Pengembangan infrastruktur harus berpadu secara harmonis dengan kondisi lingkungan. Jangan sampai mengganggu keseimbangan alam yang sudah ada,” ujarnya.

Rapat tersebut juga menitikberatkan pada konsep pembangunan berkelanjutan. Dishut Kalsel mendorong agar fasilitas yang akan dibangun tidak hanya meningkatkan kenyamanan pengunjung, tetapi juga memperkuat fungsi konservasi dan edukasi lingkungan.

Penataan jalur wisata, fasilitas umum, serta area pendukung lainnya direncanakan tetap berbasis ramah lingkungan. Dishut Kalsel berharap pengembangan ini mampu memberi dampak positif terhadap pelestarian hutan, keberlanjutan ekosistem, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan Tahura.

Melalui diskusi tersebut, diharapkan tercipta kesepahaman lintas pihak dalam mendukung pengembangan Tahura Sultan Adam sebagai destinasi unggulan Kalimantan Selatan yang mengedepankan pelestarian alam sekaligus memberikan pengalaman wisata edukatif kepada masyarakat. *(Dhani/Banjartv)

Baca Juga  Bandara Syamsudin Noor Tambah Maskapai Baru Untuk Melayani Penumpang
Bagikan: WhatsApp Facebook