BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Lomba Motif Sasirangan 2026 HSS Dorong Lahirnya Karya Berbasis Identitas Daerah • Ketua TP PKK HSS Dorong Finalis Putra Putri Pariwisata Jadi Duta Promosi Daerah • Bupati HSS Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga September 2026 • Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal • Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-166 Datu Taniran, Bupati HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan • Bupati HSS: Duta Pepelingasih Harus Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan • Wabup HSS Lantik 13 Kepala Puskesmas, Tekankan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Inovatif • BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pendapatan Perumda Pasar Rp. 1,8 miliar Dewan minta evaluasi Direksi

Pendapatan Perumda Pasar Rp. 1,8 miliar Dewan minta evaluasi Direksi

📅 17 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 17 Jul 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Memasuki triwulan kedua tahun 2025, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Baiman baru mendapatkan Rp1,8 miliar.

Angka itu jauh dari harapan DPRD Kota Banjarmasin. Sedikitnya perusahaan pelat merah itu bisa menyumbang dua kali lipat lebih besar.

“sebelumnya waktu pasar masih diurus Disperdagin (Dinas Perdagangan dan Perindustrian), setahun bisa memperoleh Rp8 miliar. Logikanya, semester pertama minimal Rp4 miliar. Sekarang cuma Rp1,8 miliar. Ada apa ini?” kata Ketua Komisi II, Faisal Hariyadi usai rapat Badan Anggaran (Banggar), Jumat (4/7) sore

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini, dewan sebenarnya tak ingin buru-buru menghakimi perusahaan yang masih muda itu.

Namun, kinerja yang dianggap stagnan memaksa pihaknya mempertanyakan kapasitas direksi

“Sejak berdiri Januari lalu, direksi berjanji akan menyampaikan business plan. Nyatanya, sampai hari ini belum ada diterima,” beber Faisal.

Komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan ini menilai sektor pasar tradisional punya potensi besar mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

“Dengan status badan usaha, perumda mestinya lebih lincah dari dinas,” kata Faisal.

Ia pun meminta jajaran direksi Perumda Pasar Baiman dihadirkan pada rapat selanjutnya, Sabtu (5/7) siang. Pihaknya ingin meminta penjelasan dari direksi mengapa pendapatannya minim.

“Kalau ada kendala, mari kita carikan solusinya bersama pemko. Jangan dibiarkan.”

Ia menyatakan dewan memberikan perlakuan sama terhadap semua perusahaan daerah, termasuk PALD maupun PAM Bandarmasih.

“Selama target tidak tercapai, ya dievaluasi,” kata Faisal.

Sementara itu, Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Pasar Baiman, Edy Wibowo membenarkan capaian direksi masih jauh dari memuaskan.

“Baru Rp1,8 miliar memang belum maksimal. Tapi harus diingat, perpindahan manajemen, sistem retribusi, dan pembenahan lainnya butuh waktu,” ujarnya.

Baca Juga  Ratusan Jemaah Hadiri Haul TGH Marzuki Ismail, Wabup: Warisan Dakwah Harus Dilanjutkan

Ia memastikan, Dewas akan melakukan evaluasi performa direksi. Pihaknya mendorong agar kinerjanya meningkat.

Pasalnya, tujuan Perumda Pasar Baiman didirikan adalah untuk meningkatkan PAD.

“Enam bulan terlalu singkat untuk menyimpulkan gagal. Ini kan lagi berproses. Tahun pertama ini setidaknya harus sejajar dengan capaian Disperdagin dulu,” tekannya.

Jika sampai tutup tahun target tak kunjung terkejar, Edy berjanji mengusulkan evaluasi menyeluruh. “Itu sudah jadi catatan.

Konsultasi dengan Disperdagin pun terus berjalan,” tutup Edy. *(DYN/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook