BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dirintelkam Polda Kalsel Gelar FGD, Perkuat Peran Ormas dan LSM dalam Menjaga Kamtibmas

Dirintelkam Polda Kalsel Gelar FGD, Perkuat Peran Ormas dan LSM dalam Menjaga Kamtibmas

📅 01 Jul 2025 ✍️ banjartv 🕐 01 Jul 2025
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Intelkam Polda Kalimantan Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang bertujuan memperkuat peran organisasi kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Acara ini berlangsung di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin 30 juni 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perwakilan dari Badan Kesbangpol Provinsi Kalsel, Kementerian Hukum dan HAM, akademisi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), serta sejumlah Ormas dan LSM yang telah terdaftar resmi di Kalimantan Selatan.

Kasubdit Kamsus Ditintelkam Polda Kalsel, IPTU Legiyo, S.AB, yang hadir mewakili Direktur Intelkam, menyampaikan bahwa FGD ini bertujuan membangun sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat guna mempercepat pembangunan daerah.

“Tujuan utama dari FGD ini yakni untuk kolaborasi dan sinergitas antara penegak hukum, pemerintah daerah, dan organisasi masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan ekonomi di daerah. Karena organisasi masyarakat memiliki posisi penting dan strategis dalam mendorong partisipasi publik serta menjaga stabilitas sosial, yang menjadi salah satu syarat utama terciptanya iklim investasi yang sehat. Untuk itu, diharapkan melalui kegiatan FGD ini akan lahir gagasan-gagasan konstruktif dari para peserta yang dapat mendukung pertumbuhan investasi di Provinsi Kalimantan Selatan,” terang IPTU Legiyo.

Sementara itu, Kabid Kesbang Budaya dan Ormas Badan Kesbangpol Kalsel, Hj. Sundusiah, S.AP., M.AB, dalam materinya menyoroti pentingnya legalitas bagi ormas, serta peran nyata yang telah dijalankan sebagian besar organisasi di daerah ini.

“Kami lihat luar biasa, artinya ormas itu memang betul-betul bersinergi dengan pemerintah. Apalagi ormas itu sudah dibantu oleh pemerintah, di-support oleh pemerintah. Program kerjanya ke masyarakat itu jelas, betul-betul terarah menurut pantauan kami. Jadi diharapkan secepatnya bagi ormas yang sudah berbadan hukum atau memiliki legalitas, segera melaporkan keberadaan ormas itu sendiri kepada Kesbangpol,” tegas Sundusiah.

Baca Juga  UPTD Taman Budaya KALSEL gelar lomba cipta lagu anak banjar

Dengan adanya forum diskusi ini, diharapkan tercipta komunikasi yang lebih intensif antara seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, guna mewujudkan iklim sosial dan investasi yang kondusif di Kalimantan Selatan.*(AR/Banjar TV)

Bagikan: WhatsApp Facebook