BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup HSS Tutup Kejurcab FORBASI Piala Bupati, Tekankan Pembinaan Generasi Muda • Workshop 1.000 Guru dan HUT ke-21 HIMPAUDI Kalsel Digelar di HSS, Bunda PAUD Tekankan Pentingnya Fondasi Pendidikan Anak • Jambore V HIMPAUDI Kalsel Berakhir, Hulu Sungai Tengah Raih Juara Umum • SMAN 1 Kandangan dan MTsN 3 HSS Dominasi Podium Atletik Bupati Cup 2026 • Grand Launching IAI GIBTHA, Pemkab HSS Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak • Wabup HSS Pimpin Rakor, Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-76 • Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat • Kemarau Panjang, Warga Menthobi Raya Kesulitan Air Bersih, Perusahaan Salurkan Bantuan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dua Penyelundupan Lintas Batas RI-PNG Digagalkan TNI AL, Tegakkan Hukum demi Kedaulatan Negara

Dua Penyelundupan Lintas Batas RI-PNG Digagalkan TNI AL, Tegakkan Hukum demi Kedaulatan Negara

📅 13 Jun 2025 ✍️ banjartv 🕐 13 Jun 2025
Bagikan

BANJARTV.COM, JAYAPURA — TNI Angkatan Laut (TNI AL) terus menunjukkan perannya sebagai garda terdepan bangsa dalam menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Indonesia. Hal ini dibuktikan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) X Jayapura yang berhasil menggagalkan dua upaya penyelundupan melintas perbatasan Indonesia-Papua Nugini (PNG) pada Selasa (10/6/2025) dan Rabu (11/6) lalu.

Operasi yang diberi sandi Operasi Penegakan Hukum Laut (Ops Gakkumla)-25 tersebut dipimpin langsung Komandan Satuan Kapal Patroli (Satrol) Lantamal X, Kolonel Laut (P) Dedy Obet, M.Tr.Opsla., di bawah arahan Komandan Lantamal X Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, S.E., M.H., M.M.

Pencegahan Penyelundupan BBM dan Hasil Laut Bernilai Tinggi

Pada Selasa (10/6), tim patroli yang tengah melintas di perairan Hamadi mendeteksi sebuah longboat mencurigakan melaju kencang menuju Tanjung Jar. Setelah terjadi pengejaran, petugas menemukan satu Warga Negara Indonesia (WNI) dan dua Warga PNG tanpa identitas di atas perahu. Dalam pemeriksaan, didapati 20 jeriken ukuran 35 liter dan 3 jeriken ukuran 55 liter yang diduga merupakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite, satu unit televisi, dan enam unit telepon genggam — barang yang diduga tengah diselundupkan keluar Indonesia.

Sehari kemudian, pada Rabu (11/6), tim patroli kembali mendeteksi sebuah longboat yang melintas dari Base G menuju Hamadi. Setelah dihentikan dan digeledah, petugas menemukan satu WNI dan dua Warga PNG tanpa dokumen sah, beserta muatan bernilai ekonomis berupa 35,8 kilogram sirip hiu, 1,5 kilogram gelembung ikan, dan 2 kilogram teripang — hasil laut yang tengah diselundupkan.

Komitmen TNI AL Tegakkan Hukum demi Keamanan Negara

Danlantamal X Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi menegaskan, operasi tersebut merupakan instruksi langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) demi menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Indonesia. TNI AL, katanya, terus meningkatkan kewaspadaan dan kesigapan demi mencegah segala bentuk kegiatan ilegal, seperti penyelundupan dan peredaran barang terlarang, demi menjaga stabilitas dan kedaulatan bangsa.

Baca Juga  Sinergi Pengadilan dan Disdukcapil, Sidang di Desa Permudah Urusan Hukum dan Administrasi

“Lantamal X Jayapura, sebagai garda terdepan di perbatasan Indonesia-PNG, akan terus melaksanakan operasi penegakan hukum demi terciptanya keamanan dan kedaulatan di perairan Nusantara. Hal ini juga menjadi wujud sinergi TNI AL dan instansi terkait demi kepentingan bangsa dan negara.” ujar Brigjen Freddy.

Selain TNI AL, konferensi pers yang digelar di Kantor Satrol Lantamal X tersebut turut dihadiri perwakilan instansi terkait, di antaranya Kadiskum Lantamal X, Polresta Jayapura, Imigrasi Jayapura, dan Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Papua. Keberhasilan operasi ini menjadi bukti pentingnya kerja sama dan koordinasi demi menjaga laut Indonesia dari kegiatan ilegal yang dapat merugikan bangsa.*(Siaran Pers TNI AL)

Bagikan: WhatsApp Facebook