BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Wabup HSS Tutup Kejurcab FORBASI Piala Bupati, Tekankan Pembinaan Generasi Muda • Workshop 1.000 Guru dan HUT ke-21 HIMPAUDI Kalsel Digelar di HSS, Bunda PAUD Tekankan Pentingnya Fondasi Pendidikan Anak • Jambore V HIMPAUDI Kalsel Berakhir, Hulu Sungai Tengah Raih Juara Umum • SMAN 1 Kandangan dan MTsN 3 HSS Dominasi Podium Atletik Bupati Cup 2026 • Grand Launching IAI GIBTHA, Pemkab HSS Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak • Wabup HSS Pimpin Rakor, Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-76 • Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat • Kemarau Panjang, Warga Menthobi Raya Kesulitan Air Bersih, Perusahaan Salurkan Bantuan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
TK Cahaya Banua Barito Kuala kunjungi Taman Budaya KALSEL

TK Cahaya Banua Barito Kuala kunjungi Taman Budaya KALSEL

📅 11 Apr 2025 ✍️ banjartv 🕐 11 Apr 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Banyak cara bisa dilakukan dalam memberikan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini, untuk belajar sambil bermain yang dilakukan di luar lingkungan kelas, sebagai bentuk pengalaman belajar yang lebih interatif dan bermakna, sambil mengembangkan keterampilan sosial maupun emosional anak.

Salah satunya seperti yang dilakukan TK Cahaya Banua, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, yang melakukan outing class dengan mengunjungi UPTD Taman Budaya KALSEL, di Jalan Brigjen Haji Hasan Basri Banjarmasin, rabu(09/04/2025)

Dipandu oleh Tim dari Taman Budaya, anak-anak tampang riang bergembira diajarkan salah satu permainan tradisional khas banua, yakni balogo, dengan memukul logo secara bergantian menggunakan campa atau alat pemukul.

Selain itu, anak-anak juga dikenalkan beragam kesenian tradisional khas banjar, seperti bermain gamelan banjar, gong, serta mengenal kesenian teater tradisi, yakni mamanda.

Guru Pengajar TK Cahaya Banua, Raudaturrahmiah, S.Pd.I. menuturkan, tujuan dari kunjungan ke taman budaya ini adalah sebagai salah satu bentuk upaya, untuk memotivasi anak agar mereka mulai tumbuh kecintaan terhadap kesenian dan kebudayaan yang ada, lewat kegiatan belajar sambil bermain seperti ini.

“Tujuannya yang pertama untuk menambah ilmu pengetahuan tentang alat tradisional yang ada di kalimantan selatan, yang kedua yaitu untuk memotivasi anak agar anak mencintai budaya-budaya yang ada di banjarmasin ini, dan juga belajar sambil bermain sangat menyenangkan bagi anak-anak. Makanya kami mengadakan outing class ke taman budaya ini, dan alhamdulillah anak-anak senang, dan sambutan dari taman budaya sangat luar biasa, sangat hebat, permainan gamelannya sangat luar biasa.” tuturnya

“Tadi anak-anak diajarkan cara bermain gamelan, mengenal alat-alat musiknya, ada wayang wayang khas Banjarmasin, ada juga tanggui dari Banjarmasin, dan banyak lagi tadi cara memainkan alat-alat musik tradisional.” tambahnya

Baca Juga  Banmus DPRD HSS Matangkan Agenda Maret 2026, Fokus Legislasi, Anggaran, dan Pengawasan

Nantinya hasil dari kunjungan ini akan diterapkan kembali di lingkungan sekolah, sebagai bagian dari pembelajaran dengan mengajarkan cara bermain alat musik tradisional banjar, yakni gamelan banjar.EYN(Banjar TV)

Bagikan: WhatsApp Facebook