BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Hari Santri 2026 di HSS, Momentum Mengenang Perjuangan Ulama dan Santri • Wabup Suriani Minta Perangkat Daerah Optimalkan Potensi PAD HSS • 10 Program Pokok PKK di HSS Dievaluasi, Administrasi dan Pembinaan Kader Jadi Sorotan • Peduli Relawan Karhutla, Ketua TP PKK HSS Salurkan Bantuan melalui Posko BPBD • Dua Sekolah di HSS Jalani Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi • Meriah! Pengajian Jumat Pon di Bukit Raya Padukan Dakwah, Jaranan, dan Gamelan Rock Ska • Ambulans Desa Sungai Buluh Diresmikan, Akses Pelayanan Kesehatan Diharapkan Makin Mudah • Raih 16 Medali, Prima Jaya Swimming Club Tunjukkan Taring di Banjarbaru • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
TK Cahaya Banua Barito Kuala kunjungi Taman Budaya KALSEL

TK Cahaya Banua Barito Kuala kunjungi Taman Budaya KALSEL

📅 11 Apr 2025 ✍️ banjartv 🕐 11 Apr 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Banyak cara bisa dilakukan dalam memberikan metode pembelajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini, untuk belajar sambil bermain yang dilakukan di luar lingkungan kelas, sebagai bentuk pengalaman belajar yang lebih interatif dan bermakna, sambil mengembangkan keterampilan sosial maupun emosional anak.

Salah satunya seperti yang dilakukan TK Cahaya Banua, Desa Semangat Dalam, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, yang melakukan outing class dengan mengunjungi UPTD Taman Budaya KALSEL, di Jalan Brigjen Haji Hasan Basri Banjarmasin, rabu(09/04/2025)

Dipandu oleh Tim dari Taman Budaya, anak-anak tampang riang bergembira diajarkan salah satu permainan tradisional khas banua, yakni balogo, dengan memukul logo secara bergantian menggunakan campa atau alat pemukul.

Selain itu, anak-anak juga dikenalkan beragam kesenian tradisional khas banjar, seperti bermain gamelan banjar, gong, serta mengenal kesenian teater tradisi, yakni mamanda.

Guru Pengajar TK Cahaya Banua, Raudaturrahmiah, S.Pd.I. menuturkan, tujuan dari kunjungan ke taman budaya ini adalah sebagai salah satu bentuk upaya, untuk memotivasi anak agar mereka mulai tumbuh kecintaan terhadap kesenian dan kebudayaan yang ada, lewat kegiatan belajar sambil bermain seperti ini.

“Tujuannya yang pertama untuk menambah ilmu pengetahuan tentang alat tradisional yang ada di kalimantan selatan, yang kedua yaitu untuk memotivasi anak agar anak mencintai budaya-budaya yang ada di banjarmasin ini, dan juga belajar sambil bermain sangat menyenangkan bagi anak-anak. Makanya kami mengadakan outing class ke taman budaya ini, dan alhamdulillah anak-anak senang, dan sambutan dari taman budaya sangat luar biasa, sangat hebat, permainan gamelannya sangat luar biasa.” tuturnya

“Tadi anak-anak diajarkan cara bermain gamelan, mengenal alat-alat musiknya, ada wayang wayang khas Banjarmasin, ada juga tanggui dari Banjarmasin, dan banyak lagi tadi cara memainkan alat-alat musik tradisional.” tambahnya

Baca Juga  Tarawih dan Hadiri Nuzulul Qur’an di Nagara, Wabup HSS Ajak Warga Daha Perkuat Cinta Al-Qur’an

Nantinya hasil dari kunjungan ini akan diterapkan kembali di lingkungan sekolah, sebagai bagian dari pembelajaran dengan mengajarkan cara bermain alat musik tradisional banjar, yakni gamelan banjar.EYN(Banjar TV)

Bagikan: WhatsApp Facebook