BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Lomba Motif Sasirangan 2026 HSS Dorong Lahirnya Karya Berbasis Identitas Daerah • Ketua TP PKK HSS Dorong Finalis Putra Putri Pariwisata Jadi Duta Promosi Daerah • Bupati HSS Tetapkan Siaga Darurat Karhutla dan Kekeringan hingga September 2026 • Perempuan Jadi Garda Terdepan Cegah Judi Online dan Pinjol Ilegal • Ribuan Jamaah Padati Haul Ke-166 Datu Taniran, Bupati HSS Tegaskan Komitmen Pembangunan • Bupati HSS: Duta Pepelingasih Harus Jadi Pelopor Pelestarian Lingkungan • Wabup HSS Lantik 13 Kepala Puskesmas, Tekankan Pelayanan Cepat, Tepat, dan Inovatif • BPBD Banjar Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih, Imbau Warga Cegah Karhutla dan Hemat Air • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pembangunan Jembatan Habirau Tengah–Tambangan Tertunda, Wabup HSS Dorong Penyelesaian Lahan

Pembangunan Jembatan Habirau Tengah–Tambangan Tertunda, Wabup HSS Dorong Penyelesaian Lahan

📅 06 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 06 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Suriani, meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan penghubung antara Desa Habirau Tengah dan Desa Tambangan di kawasan Daha, Rabu (3/6/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur yang telah lama diharapkan masyarakat, sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan.

Suriani mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) HSS sebenarnya telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembatan tersebut. Namun, realisasinya masih terkendala proses pembebasan lahan.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah pemilik lahan yang belum bersedia melepaskan tanahnya sehingga pembangunan belum dapat dilaksanakan.

“Jembatan ini bukan hanya menjadi sarana penghubung antara dua desa, tetapi juga akan memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung aktivitas perekonomian warga,” ujar Suriani.

Dalam peninjauan itu, Suriani juga berdialog langsung dengan para pemilik lahan guna mencari solusi terbaik agar proses pembebasan lahan dapat segera diselesaikan. Pemerintah daerah berharap tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak.

Ia menjelaskan, keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat di kawasan Daha. Selain mempersingkat waktu tempuh, jembatan tersebut juga akan memudahkan akses transportasi antarwilayah.

Selama ini, warga harus menempuh jalur memutar yang cukup jauh untuk mencapai wilayah seberang. Dengan adanya jembatan, mobilitas masyarakat diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Selain mempercepat akses masyarakat, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas pada jalur utama yang selama ini digunakan warga,” katanya.

Rencana pembangunan jembatan penghubung Habirau Tengah–Tambangan merupakan bagian dari upaya Pemkab HSS dalam memperkuat konektivitas wilayah serta mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di kawasan Daha.

Pemkab HSS optimistis persoalan lahan dapat segera menemukan titik temu sehingga proyek strategis tersebut dapat memasuki tahap pelaksanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Hari Pertama Ramadan, Gubernur dan Wagub Berbuka Puasa Bersama Dilanjutkan Sholat Terawih Berjamaah

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook