BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
KKN Internasional ULM Bekali Pelaku UMKM Adela Strategi Branding Digital dan Pemasaran Modern • Bupati HSS Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Kalsel untuk Pelestarian Bahasa Daerah • Jemaah Haji HSS Mulai Jalani Umrah Sunnah di Tan’im, Diminta Jaga Stamina Jelang Armuzna • TP PKK HSS Gencarkan Gemarikan dan Perkuat Pokdakan untuk Dukung Generasi Sehat • Pemkab HSS Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pelatihan Budidaya Perikanan bagi Pokdakan • Kajari Baru HSS Normadi Elfajr Perkuat Sinergi dengan Pemkab Hulu Sungai Selatan • KOSTI HSS 2026–2030 Dikukuhkan, Siap Lestarikan Budaya dan Perkuat Solidaritas Komunitas • HSS Berangkatkan 133 Atlet ke POPDA 2026, Bupati Targetkan Prestasi Terbaik untuk Daerah • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pemkab HSS Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pelatihan Budidaya Perikanan bagi Pokdakan

Pemkab HSS Perkuat Ketahanan Pangan melalui Pelatihan Budidaya Perikanan bagi Pokdakan

📅 19 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 21 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus memperkuat sektor perikanan sebagai salah satu penopang ketahanan pangan dan penggerak ekonomi masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan budidaya perikanan dan pembuatan pakan alami bagi Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) se-Kabupaten HSS.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Benih Ikan Kandangan, Desa Pahampangan, Kecamatan Padang Batung, Senin (18/5/2026), dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda HSS, Teddy Soetedjo, mewakili Bupati HSS.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK HSS Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, unsur Tim Pakar HSS, para penyuluh perikanan, serta peserta pelatihan dari berbagai Pokdakan di Kabupaten HSS.

Selain pelatihan, kegiatan juga dirangkai dengan gerakan tanam cabai serentak sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah, panen benih ikan nila, hingga peninjauan budidaya maggot yang mulai dikembangkan sebagai alternatif pakan alami bernilai ekonomis.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan HSS, Hj. Lutfiana, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat kelembagaan Pokdakan.

Menurutnya, Pokdakan memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan sektor perikanan daerah. Melalui kelompok yang aktif dan solid, para pembudidaya dapat saling bertukar pengalaman, meningkatkan keterampilan, serta memperkuat produktivitas usaha secara bersama-sama.

“Melalui pelatihan ini, para pembudidaya diharapkan mampu memanfaatkan bahan-bahan lokal yang lebih murah dan mudah diperoleh untuk menekan biaya produksi,” ujar Lutfiana.

Ia menjelaskan, tingginya harga pakan pabrikan masih menjadi tantangan utama dalam usaha budidaya ikan. Karena itu, pelatihan pembuatan pakan alami dinilai dapat menjadi solusi untuk menekan biaya produksi para pembudidaya.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 80 peserta yang berasal dari 69 Pokdakan dan didampingi enam penyuluh perikanan.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati HSS yang dibacakan Teddy Soetedjo, disampaikan bahwa sektor perikanan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tantangan budidaya perikanan saat ini semakin kompleks, terutama akibat tingginya biaya produksi dan ketergantungan terhadap pakan pabrikan. Karena itu, penguatan kelembagaan Pokdakan dan pemanfaatan pakan alami menjadi langkah strategis untuk menciptakan usaha budidaya yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan,” kata Teddy.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten HSS juga menyerahkan bantuan sarana budidaya perikanan kepada sejumlah Pokdakan. Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten HSS melalui Dinas Pertanian, Perikanan, dan Pangan berupa 12 unit keramba ikan gurame senilai Rp153,2 juta diserahkan kepada Pokdakan Tunas Bangsa di Desa Badaun, Kecamatan Daha Barat.

Selain itu, bantuan dari APBD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan turut diberikan kepada sejumlah Pokdakan di Desa Balanti dan Desa Bangkau. Bantuan tersebut meliputi 40 unit keramba, 24.000 ekor benih ikan gabus, serta bantuan pakan ikan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab HSS berharap sektor perikanan budidaya di daerah terus berkembang sehingga mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan mendukung ketahanan pangan daerah.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook