BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Polres Banjar Siagakan Tim Buru Api Marta Presisi Hadapi Ancaman Karhutla • Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

📅 08 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 08 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Rapat Koordinasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Aula Sehati BPKPD, Kamis (7/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut bertujuan mengevaluasi sekaligus mempercepat realisasi belanja daerah pada Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS H. Muhammad Noor, didampingi Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi. Hadir pula Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto beserta jajaran, serta para bendahara dan pengelola keuangan seluruh OPD dan lurah se-Kecamatan Kandangan.

Dalam sambutan pengantar, Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini. Ia menyebut realisasi APBN tahun 2026 telah mencapai 29,19 persen, namun penyerapan belanja di tingkat daerah masih belum memenuhi target pada triwulan pertama.

“Yang cukup mengkhawatirkan adalah meskipun transfer dari pemerintah pusat berjalan sangat lancar, penyerapan belanja di tingkat daerah ternyata belum memenuhi target pada triwulan pertama,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, dari total postur APBD HSS sebesar Rp1,4 triliun, sekitar Rp1,1 triliun berasal dari Transfer ke Daerah (TKD), sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru menyumbang sekitar 18 persen.

Menanggapi hal tersebut, Sekda HSS H. Muhammad Noor meminta seluruh pengelola keuangan di masing-masing instansi segera menindaklanjuti berbagai kendala teknis yang dihadapi.

“Para pengelola keuangan di tiap OPD, khususnya yang masih mengalami hambatan, harus segera melakukan tindak lanjut. Hal ini penting agar kualitas laporan keuangan daerah kita tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar laporan realisasi penggunaan anggaran segera dipertanggungjawabkan dengan tetap mengedepankan keakuratan data.

Sementara itu, Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto memaparkan korelasi APBN dengan APBD HSS serta mekanisme penyaluran dana transfer pusat ke daerah. Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan teknis pengelolaan anggaran di masing-masing OPD guna mencari solusi bersama.

Baca Juga  H.Suriani Serahkan Hibah Alat Habsy kepada Masyarakat Wilayah Daha

Pada kesempatan itu, Pemkab HSS juga menerima piagam penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja penyaluran TKD terbaik lingkup KPPN Barabai tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Barabai dan diterima Sekda HSS di awal kegiatan.

Capaian itu diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab HSS untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook