BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Syafrudin Noor Kembali Pimpin Gerindra HSS, Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua DPC • HSS Raih Juara Favorit B2SA dan Harapan II Paduan Suara Mars PKK Tingkat Kalsel 2026 • Ketua GOW HSS Hadiri Pelantikan BKOW Kalsel, Perkuat Sinergi Organisasi Perempuan • Wabup HSS Buka Turnamen Gala Desa XII se-Bamban, Perkuat Sportivitas dan Persatuan • Wabup HSS Hadiri Paripurna DPRD, Dorong Pembahasan KUA-PPAS 2026 dan Raperda Pilkades Berjalan Konstruktif • Wabup HSS Dorong Manajemen Talenta untuk Wujudkan ASN Profesional Berbasis Sistem Merit • Bunda PAUD HSS Ajak Pelajar Terapkan 7 Kebiasaan Anak Hebat Sejak Dini • MTQ Nasional XLIX Kabupaten Banjar Ditutup, Martapura Timur Juara Umum • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

📅 08 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 08 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Rapat Koordinasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Aula Sehati BPKPD, Kamis (7/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut bertujuan mengevaluasi sekaligus mempercepat realisasi belanja daerah pada Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS H. Muhammad Noor, didampingi Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi. Hadir pula Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto beserta jajaran, serta para bendahara dan pengelola keuangan seluruh OPD dan lurah se-Kecamatan Kandangan.

Dalam sambutan pengantar, Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini. Ia menyebut realisasi APBN tahun 2026 telah mencapai 29,19 persen, namun penyerapan belanja di tingkat daerah masih belum memenuhi target pada triwulan pertama.

“Yang cukup mengkhawatirkan adalah meskipun transfer dari pemerintah pusat berjalan sangat lancar, penyerapan belanja di tingkat daerah ternyata belum memenuhi target pada triwulan pertama,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, dari total postur APBD HSS sebesar Rp1,4 triliun, sekitar Rp1,1 triliun berasal dari Transfer ke Daerah (TKD), sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru menyumbang sekitar 18 persen.

Menanggapi hal tersebut, Sekda HSS H. Muhammad Noor meminta seluruh pengelola keuangan di masing-masing instansi segera menindaklanjuti berbagai kendala teknis yang dihadapi.

“Para pengelola keuangan di tiap OPD, khususnya yang masih mengalami hambatan, harus segera melakukan tindak lanjut. Hal ini penting agar kualitas laporan keuangan daerah kita tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar laporan realisasi penggunaan anggaran segera dipertanggungjawabkan dengan tetap mengedepankan keakuratan data.

Sementara itu, Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto memaparkan korelasi APBN dengan APBD HSS serta mekanisme penyaluran dana transfer pusat ke daerah. Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan teknis pengelolaan anggaran di masing-masing OPD guna mencari solusi bersama.

Baca Juga  Bupati HSS Tekankan Percepatan Pembangunan, Desa Berprestasi Terima Penghargaan

Pada kesempatan itu, Pemkab HSS juga menerima piagam penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja penyaluran TKD terbaik lingkup KPPN Barabai tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Barabai dan diterima Sekda HSS di awal kegiatan.

Capaian itu diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab HSS untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook