BANJARTV
🔍
Lintas Banua
DPRD Barito Kuala Salurkan Bantuan untuk Posko Karhutla • Bupati HSS Serahkan Penghargaan kepada 210 Mahasiswa Berprestasi, Ada yang Raih IPK 4,00 • Bunda PAUD HSS Tekankan Sinergi Orang Tua dan Guru Cegah Kekerasan terhadap Anak • Raih Nilai 97,85, HSS Ditetapkan sebagai Kabupaten Percontohan Ber-AKSI 2026 • Polda Kalsel Gandeng Komunitas Gamers Banua Deklarasikan Penolakan Judi Online • HMJM dan ESA FEB ULM Tanam 300 Bibit Pohon dalam Aksi Run Fest 2026 • Pengurus KKG dan MGMP PAI se-Kalsel Dikukuhkan, Kakanwil Tekankan Peran Guru dalam Pembentukan Karakter • GOW HSS Perkuat Kapasitas Perempuan dalam Pengelolaan Media Sosial • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

HSS Raih Penghargaan Penyaluran TKD Terbaik, Diminta Pertahankan Kinerja Keuangan

📅 08 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 08 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) menggelar Rapat Koordinasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) di Aula Sehati BPKPD, Kamis (7/5/2026).

Rapat koordinasi tersebut bertujuan mengevaluasi sekaligus mempercepat realisasi belanja daerah pada Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten HSS H. Muhammad Noor, didampingi Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi. Hadir pula Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto beserta jajaran, serta para bendahara dan pengelola keuangan seluruh OPD dan lurah se-Kecamatan Kandangan.

Dalam sambutan pengantar, Kepala BPKPD HSS H. Nanang Fahrurrazi memaparkan kondisi keuangan daerah saat ini. Ia menyebut realisasi APBN tahun 2026 telah mencapai 29,19 persen, namun penyerapan belanja di tingkat daerah masih belum memenuhi target pada triwulan pertama.

“Yang cukup mengkhawatirkan adalah meskipun transfer dari pemerintah pusat berjalan sangat lancar, penyerapan belanja di tingkat daerah ternyata belum memenuhi target pada triwulan pertama,” ujar Nanang.

Ia menjelaskan, dari total postur APBD HSS sebesar Rp1,4 triliun, sekitar Rp1,1 triliun berasal dari Transfer ke Daerah (TKD), sedangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru menyumbang sekitar 18 persen.

Menanggapi hal tersebut, Sekda HSS H. Muhammad Noor meminta seluruh pengelola keuangan di masing-masing instansi segera menindaklanjuti berbagai kendala teknis yang dihadapi.

“Para pengelola keuangan di tiap OPD, khususnya yang masih mengalami hambatan, harus segera melakukan tindak lanjut. Hal ini penting agar kualitas laporan keuangan daerah kita tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan agar laporan realisasi penggunaan anggaran segera dipertanggungjawabkan dengan tetap mengedepankan keakuratan data.

Sementara itu, Kepala KPPN Barabai Djoko Julianto memaparkan korelasi APBN dengan APBD HSS serta mekanisme penyaluran dana transfer pusat ke daerah. Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan teknis pengelolaan anggaran di masing-masing OPD guna mencari solusi bersama.

Baca Juga  Petugas Kebersihan HSS Terima 20 Unit Rumah RITK, Bukti Kepedulian Pemerintah

Pada kesempatan itu, Pemkab HSS juga menerima piagam penghargaan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja penyaluran TKD terbaik lingkup KPPN Barabai tahun 2025. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala KPPN Barabai dan diterima Sekda HSS di awal kegiatan.

Capaian itu diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkab HSS untuk terus menjaga dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook