BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Unik dan Menghibur, Lomba Mahambit Hatap Warnai Perayaan Maulid dan HUT ke-81 RI di Pandulangan • Warung Gratis Semarak Maulid Nabi, Bupati HSS Apresiasi Semangat Berbagi Warga Kandangan Utara • TP PKK HSS Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Aneka Lomba Penuh Kebersamaan • 57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Ratusan Santriwati MDT HSS Diwisuda, Wabup Tekankan Pentingnya Akhlak

Ratusan Santriwati MDT HSS Diwisuda, Wabup Tekankan Pentingnya Akhlak

📅 04 May 2026 ✍️ banjartv 🕐 04 May 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN — Sebanyak 294 santriwati Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) se-Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mengikuti prosesi wisuda yang digelar di MDT Al Busyru, Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati HSS, H. Suriani, mewakili Bupati HSS H. Syafrudin Noor. Turut hadir Ketua MUI Provinsi Kalimantan Selatan TGH. Ahmad Syairazi, Kapolres HSS, jajaran Kementerian Agama, serta para pengelola MDT.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati, ditegaskan bahwa wisuda bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi tonggak penting dalam perjalanan menuntut ilmu agama.

“Hari ini bukan hanya tentang mengenakan pakaian wisuda, tetapi tentang keberhasilan menapaki satu tahapan penting dalam menuntut ilmu agama yang akan menjadi bekal sepanjang hayat,” ujar Suriani.

Ia menekankan, di tengah perkembangan teknologi yang kian pesat dan tantangan global yang semakin kompleks, generasi muda dituntut memiliki fondasi kuat berupa iman, ilmu, dan akhlak sebagai pedoman hidup.

Menurutnya, MDT memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Para santri tidak hanya dibekali kemampuan membaca Al-Qur’an dan memahami ajaran Islam, tetapi juga nilai adab dan moral dalam kehidupan sehari-hari.

“Pendidikan di MDT bukan sekadar pelengkap, melainkan investasi moral bagi masa depan daerah dan bangsa. Generasi yang berilmu tanpa akhlak akan kehilangan arah, sedangkan generasi yang berilmu dan beradab akan menjadi cahaya bagi lingkungannya,” tegasnya.

Wakil Bupati juga berpesan agar para santriwati terus melanjutkan proses belajar serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para orang tua atas peran dan pengorbanan dalam mendampingi pendidikan anak.

Baca Juga  Wabup HSS Dukung Kerja Sama Antar Daerah untuk Kendalikan Inflasi

“Keberhasilan ini tidak lepas dari doa, kesabaran, dan dukungan orang tua. Pendidikan terbaik tidak hanya berlangsung di madrasah, tetapi juga dimulai dari rumah,” tambahnya.

Prosesi wisuda yang diikuti santriwati dari 17 MDT se-Kabupaten HSS tersebut berlangsung khidmat dan penuh haru. Pemerintah daerah berharap para lulusan mampu menjadi generasi Qur’ani yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan daerah.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook