BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Lepas Peserta KKBWKT ke-37 Menuju Tanah Laut • Semangka AMARA F1 Tembus Pasar Luar Daerah, Potensi Ekonomi Petani Daha Kian Menjanjikan • Wabup HSS Hadiri Kuliah Perdana IAI KHAS, Dorong Generasi Muda Berkarakter dan Berdaya Saing • Wabup HSS dan UPPD Samsat Kandangan Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan Pajak Kendaraan • Kerahkan KRI Canopus dan Penyelam Elite, Pencarian KM Virgo Transport 8 Dipersempit • Bupati HSS Dorong PHBS Jadi Budaya, Bukan Sekadar Lomba • Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat • Wabup HSS Hadiri Maulid Nabi Bersama PWRI Sampaikan Harapan Bupati HSS Untuk Terus Di Beri Nasihat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
HSS Satu-satunya Kabupaten Luar Jawa Raih Penghargaan Kinerja Tinggi Otda 2026

HSS Satu-satunya Kabupaten Luar Jawa Raih Penghargaan Kinerja Tinggi Otda 2026

📅 27 Apr 2026 ✍️ banjartv 🕐 27 Apr 2026
Bagikan

JAKARTA – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mencatatkan prestasi nasional dengan meraih penghargaan sebagai kabupaten berkinerja tinggi pada peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30, Senin (27/4/2026).

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, dalam upacara yang digelar di Plaza Kementerian Dalam Negeri RI, Jakarta Pusat.

Dalam peringatan yang mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, HSS menjadi satu-satunya kabupaten di luar Pulau Jawa yang meraih penghargaan berdasarkan Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) Tahun 2025.

Capaian ini semakin menonjol karena dari total 15 kabupaten penerima penghargaan, sebanyak 14 kabupaten lainnya berasal dari Pulau Jawa, di antaranya Kabupaten Bandung, Bojonegoro, Banyumas, dan Sidoarjo. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada sembilan pemerintah kota dan lima pemerintah provinsi, termasuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Bima Arya Sugiarto. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan kewenangan daerah dalam pelaksanaan otonomi.

Ia mengajak seluruh kepala daerah untuk meningkatkan sinkronisasi, akselerasi, dan kolaborasi dalam tata kelola pemerintahan agar berjalan lebih efektif dan responsif.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya menjaga harmonisasi antarunsur pemerintahan, termasuk antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), legislatif, dan eksekutif, serta memperkuat komunikasi dengan masyarakat.

Menurutnya, setelah tiga dekade pelaksanaan otonomi daerah, tantangan utama yang dihadapi adalah peningkatan kemandirian fiskal dan penguatan sumber daya manusia (SDM). Ia menilai daerah penerima penghargaan merupakan contoh keberhasilan dalam menjawab tantangan tersebut.

Sementara itu, Bupati HSS, H. Syafrudin Noor, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah daerah bersama dukungan legislatif.

Baca Juga  11.365 KONTINGEN MERIAHKAN PEMBUKAAN PORPROV XII KALSEL 2025 DI TANAH LAUT

“Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh perangkat daerah. Sinergi dan kolaborasi yang kuat menjadi kunci keberhasilan sehingga HSS mampu meraih prestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Keberhasilan HSS bersama Provinsi Kalimantan Selatan sebagai perwakilan dari luar Pulau Jawa dinilai menjadi bukti bahwa kualitas tata kelola pemerintahan daerah mampu bersaing secara nasional.

(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook